Jerman Tanam Sawit di Bekas Tambang Timah Babel

Pemerintah Republik Federal Jerman akan menanam kelapa sawit di lahan bekas penambangan bijih timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna memulihkan lahan kritis di daerah itu.
Tambang timah Belitung Timur/Bisnis.com
Tambang timah Belitung Timur/Bisnis.com

Bisnis.com, PANGKALPINANG--Pemerintah Republik Federal Jerman akan menanam kelapa sawit di lahan bekas penambangan bijih timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna memulihkan lahan kritis di daerah itu.

"Kita tidak hanya menanam saja, tetapi juga melakukan pembibitan kelapa sawit unggul," kata Kepala Divisi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedutaan Besar Republik Federal Jerman, Svann Langguth kepada Antara. di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan saat ini Jerman juga memiliki proyek perkebunan kelapa sawit di Jambi, karena komoditas memiliki nilai ekonomis tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Tanaman kelapa sawit luar biasa, ekonomis dan dapat menjaga kelestarian lingkungan flora serta fauna," katanya.

Menurut dia reklamasi lahan bekas penambangan di Bangka Belitung sebagai salah satu tanggungjawab pemerintah Jerman yang merupakan salah satu negara ekspor timah Indonesia.

Namun demikian perusahaan tambang di Indonesia juga memiliki tanggungjawab untuk memulihkan lingkungan pascapenambangan ini.

"Kita juga memiliki tanggung jawab untuk menanam berbagai tanaman bermanfaat untuk perekonomian masyarakat di daerah ini," katanya.

Ia menambahkan kegiatan reklamasi ini murni niat baik Pemerintah Jerman untuk memperbaiki lingkungan bekas penambangan bijih timah di Bangka Belitung

"Kita tidak ada niat lain untuk melakukan reklamasi di lahan bekas tambang ini, apalagi selama ini kebutuhan timah Jerman didatangkan dari Indonesia," katanya. Budi Suyanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Rustam Agus
Editor : Rustam Agus

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper