Kabupaten Batanghari Pacu Peremajaan Perkebunan Karet

Pemerintah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, meremajakan ratusan hektare lahan perkebunan karet tua milik masyarakat di daerah itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Januari 2019  |  20:46 WIB
Kabupaten Batanghari Pacu Peremajaan Perkebunan Karet
Ilustrasi: Petani menoreh pohon karet. - Antara/Abriawan Abhe

Bisnis.com, JAMBI – Pemerintah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, meremajakan ratusan hektare lahan perkebunan karet tua milik masyarakat di daerah itu.

"Sejak 2017 hingga 2019 sudah ada 141 hektare kebun karet berusia tua milik masyarakat yang diremajakan, yang tersebar di beberapa kecamatan di daerah ini," kata Sekretaris Daerah Batanghari, Bakhtiar, di Muarabulian, ibu kota Batanghari, Senin (21/1/2019).

Sementara itu pada 2017 terdapat 66 hektare lahan yang telah diremajakan dan 2018 terdapat 30 hektare lahan serta 2019 ini pemerintah daerah itu kembali akan melakukan peremajaan terhadap 45 hektare lahan kebun karet tua milik masyarakat.

Karet merupakan komodit unggulan Batanghari sejak berpuluh-puluh tahun silam, sehingga kebun-kebun karet tua milik masyarakat perlu diremajakan. Selain itu peremajaan ini dilakukan agar masyarakat tidak mengalihfungsikan lahan.

Peremajaan kebun karet tersebut dialokasikan oleh pemerintah daerah itu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Tahun 2017 daerah itu mengalokasikan anggaran sebesar Rp382,8 juta dan ditahun 2018 sebesar Rp168 juta.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut adalah mereka yang tergabung dalam kelompok tani dengan tujuannya agar bantuan tersebut dapat disalurkan dengan prosedur yang mudah dan jelas pemanfaatannya.

"Pemerintah daerah itu memberikan bantuan peremajaan kebun karet tersebut mulai dari proses penumbangan pohon karet tua, perbersihan lahan, bibit karet, proses penanaman hingga perawatan kebun karet muda, selain itu anggota kelompok tani yang bekerja dalam peremajan kebun karet tersebut juga diberikan insentif melalui bantuan tersebut," kata Bakhtiar.

Selain melalui APBD, masyarakat di daerah itu juga mendapatkan bantuan peremajaan kebun karet dari pemerintah pusat yang di alokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). Pada 2017 terdapat 300 hektare lahan kebun karet masyarakat yang telah direplanting.

Lahan seluas 300 hektare tersebut tersebar di enam kecamatan diantaranya di Kecamatan Maro sebo ilir 85 hektare, Kecamatan Muarabulian 75 hektare, Kecamatan Bajubang 37 hektare, Kecamatan Muaratembesi 32 hektare, Kecamatan Mersam 30 hektare, dan Kecamatan Maro Sebo Ulu 42 hektare.

Pada 2018 dilakukan peremajaan kebun karet seluas 100 hektare dan 2019 akan kembali dilakukan peremajaan kebun karet dari APBN seluas 350 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
karet, jambi

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top