Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aceh Didorong Kembangkan Kelor Sebagai Tanaman Ekspor

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Aceh, Yufrizal, mengatakan daun kelor merupakan komoditas ekspor yang berpotensi untuk memperbaiki neraca perdagangan dan menguatkan nilai tukar rupiah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 November 2018  |  18:02 WIB
Daun kelor - Istimewa
Daun kelor - Istimewa

Bisnis.com, LHOSEUMAWE – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Aceh, Yufrizal, mengatakan daun kelor merupakan komoditas ekspor yang berpotensi untuk memperbaiki neraca perdagangan dan menguatkan nilai tukar rupiah.

"Apabila kegiatan ekspor kita banyak dan meningkat, maka tentu saja akan mempengaruhi nilai tukar rupiah yang semakin membaik dan menjadi kuat," kata Yufrizal pada Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang bertemakan Peluang Peningkatan Ekspor Produk Kelor Sebagai Upaya Perbaikan Defisit Transaksi Berjalan, di gedung BI Lhokseumawe, Jumat (30/11/2018).

FGD itu bertujuan meningkatkan peluang ekspor sebagai salah satu upaya perbaikan defisit berjalan, sehingga nilai tukar rupiah terus menguat.

Dia mengatakan negara-negara Timur Tengah sangat membutuhkan tanaman kelor sehingga Lhokseumawe dapat menjadi pintu ekspor produk ke negara-negara tersebut.

"Untuk tahap awal mungkin dikirim ke Blora dulu melalui PT MOI, aka tetapi kedepan dapat dilakukan ekspor langsung melalui Lhokseumawe ke negara-negara tujuan," ucap Kepala KPw BI Lhokseumawe tersebut.

BI, katanya. sangat optimistis dengan usaha kelorisasi. Apalagi, proses budi daya dan pengolahan daun kelor, tidak terlalu sulit sehingga masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam budi daya tanaman tersebut.

"Kualitas kelor Indonesia sangat bagus. Sehingga kita harapkan masyarakat mampu melihat peluang tersebut dengan baik dengan membudidayakan tanaman kelor," kata Yufrizal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aceh kelor

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top