Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Neraca Perdagangan Lampung Oktober Surplus

Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung selama Oktober 2018 surplus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 November 2018  |  01:29 WIB
Neraca Perdagangan Lampung Oktober Surplus
Pengunjung merasakan aroma biji kopi pada salah satu acara festival kopi. Kopi merupakan salah satu andalan ekspor Lampung. - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG – Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung selama Oktober 2018 surplus.

"Surplus neraca perdagangan Provinsi Lampung pada Oktober 2018 yaitu sebesar US$61,68 juta," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandar Lampung, Jumat (16/11/2018).

Dia memerinci neraca perdagangan Oktober 2018 Provinsi Lampung yaitu nilai free on board (FOB) untuk total ekspor US$319,53 juta, sedangkan nilai FOB total impor US$257,85 juta, sehingga neraca perdagangan Lampung surplus US$61,68 juta.

Yeane mengatakan bahwa apabila melihat neraca perdagangan luar negeri Lampung sejak Januari hingga Oktober 2018, data menunjukkan bahwa surplus mencapai US$612,97 juta.

Dia menjelaskan surplus neraca perdagangan Provinsi Lampung selama Oktober 2018 diperoleh dari negara-negara Asean US$30,69 juta, Uni Eropa US$92,36 juta dan negara-negara lainnya di luar lima negara utama (Amerika Serikat, Australia, Qatar, Nigeria, dan Kuwait) dan Asean sebesar US$97,51 juta.

Yeane mengatakan bahwa bulan Januari hingga Oktober 2018, neraca perdagangan Lampung selalu surplus.

Hal tersebut, lanjutnya, membuat Lampung ditunjuk sebagai provinsi penopang dalam hal neraca perdagangan Indonesia, dikarenakan saat ini neraca perdagangan RI pada Oktober 2018 masih defisit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lampung Ekspor Lada

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top