Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HUR ke-73 RI: 12.000 Warga Binaan Lapas di Sumut Diperkirakan Dapat Remisi

Menjelang momen HUT ke-73 Kemerdekaan RI, warga binaan yang ada di lembaga pemasyarakatan di Sumatra Utara akan mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 15 Agustus 2018  |  18:06 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Menjelang momen HUT ke-73 Kemerdekaan RI, warga binaan yang ada di lembaga pemasyarakatan di Sumatra Utara akan mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Sumut

Priyadi menyatakan kepastian terkait jumlah remisi tersebut nantiny akan diputuskan oleh Presiden Joko Widodo. Akan tetapi, dia memperkirakan ada sekitar 12.000 warga binaan yang akan mendapat remisi.

“Ada sekira 33.600 lebih warga binaan yang ada di Sumatera Utara, biasa paling tidak sekira 12.000 an yang akan mendapat remisi, tapi itu juga masih menunggu keputusan dari pusat," katanya.

Hal itu dia katakan saat berkunjung ke kantor Gubernur Provinsi Sumatra Utara dan disambut oleh Sekretaris Daerah Sumut Sabrina, seperti dikutip Bisnis dari keterangan resmi, Rabu (15/8/2018).

Pemberian remisi tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahun menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. “Remisi ini diberikan kepada para warga binaan yang dianggap selama ini berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan, dan ini sudah menjadi agenda tahunan,” tuturnya.

Selain itu dia juga menyampaikan tentang perekaman data warga binaan di Lapas, karena sampai saat ini masih banyak warga binaan yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk – elektronik (KTP-e).

“Kita tahu, tahun depan itu adanya pemilihan presiden, sehingga kita harus melakukan perekaman data kepada warga binaan agar dapat mengikuti pemilihan presiden nantinya,” ujarnya.

Sementara itu,  Sabrina menyambut baik rencana pemberian remisi atau pengurangan masa tahanan kepada warga binaan tersebut.

“Yang kita harapkan nantinya pemberian remisi ini hendaknya adil, diberikan kepada warga binaan yang memang hasil binaannya itu baik, sehingga ini sebagai reward lah bagi warga binaan,” katanya.

Dia melanjutkan, remisi juga merupakan penghargaan dari negara, sehingga diharapkan bagi siapa yang mendapatkan remisi nantinya dapat berubah ke depannya.

“Kalau sudah dapat remisi, kelak harus lebih baik, apalagi kalau sudah bebas, harus lebih berguna nantinya di masyarakat,” ujarnya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

remisi
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top