OJK Dorong Jamkrida Kepri Segera Beroperasi

Jamkrida akan mendekatkan pelaku UMKM kepada akses permodalan.
Sarma Haratua Siregar | 31 Juli 2018 16:21 WIB
Ilustrasi. - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, BATAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri mendorong PT. Jamkrida Kepri segera memenuhi persyaratan operasional agar bisa mendorong ekonomi daerah.

“Jamkrida akan mendekatkan pelaku UMKM kepada akses permodalan,” ujar Kepala OJK Kepri Iwan M Ridwan.

Dari data yang dipaparkan oleh OJK, sekitar 78 persen kendala pertumbuhan UMKM adalah mengenai Pembiayaan. Jika dijabarkan lebih jauh, 70 persen masalah pembiayaan diakibatkan ketidakmampuan meletakkan jaminan.

Kondisi ini membuat pertumbuhan ekonomi dari Sektor UMKM tak terlalu memberikan kontribusi maksimal. Pertumbuhan kredit UMKM bisa didorong lebih tinggi dengan keberadaan Jamkrida.

Kepala Bagian perizinan OJK Hari Gamawan mengatakan, sebenarnya kehadiran Jamkrida di Kepri sudah hampir selesai. Kepri telah membentuk badan usaha PT. Jamkrida Kepri melalui Perda No 1 tahun 2015. Sayangnya Kepri belum membahas Perda penyertaan modal kepada Jamkrida Kepri.

“Perda Penyertaan modal itu adalah salah satu syarat untuk mendapatkan izin dari OJK,” jelasnya.

Menurutnya keberadaan Jamkrida di Kepri bisa menjawab kebutuhan pelaku UMKM, khususnya pemilik perusahaan rintisan yang ada di Kepri. Selama ini perusahaan rintisan kesulitan mendapat modal usaha, padahal ide usahanya sangat visible untuk berkembang.

“Jamkrida bisa memberikan solusi bagi yang punya rencana usaha yang visible, tapi tak mampu memberikan jaminan kredit yang memadai kepada perbankan,” jelasnya.

Direktur Utama PT. Jamrida Bali Mandara I Ketut Widiana Karya mengatakan, keberadaan Jamkrida akan membawa keuntungan kepada semua stakeholder yang terlibat. Seperti pemerintah Daerah, UMKM, Perbankan dan Jamkrida itu sendiri.

Kehadiran Jamkrida akan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mendapatkan pembiayaan denan bantuan jaminan dari Jamkrida. Setidaknya 70 persen pembiayaan yang dijamin oleh Jamkrida Bali Mandara adalah untuk sektor UMKM.

“Jamkrida bisa menjamin hinga 70 persen dari total pembiayaan,” jelasnya.

Selain UMKM, lembaga keuangan bank dan non Bank juga mendapat keuntungan. Dengan dijamin Jamkrida, perbankan akan mendapatkan nasabah yang visible dan mampu memberikan jaminan yang layak.

Tag : jamkrida
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top