Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jambi Bakal Cek Kesiapan Perusahaan Sawit Hadapi Kebakaran

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto meminta perusahaan-perusahaan perkebunan di daerah itu untuk menyiapkan tim pemadam kebakaran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juli 2018  |  09:31 WIB
Kebakaran terjadi tidak jauh dari area perkebunan kelapa sawit. - Antara/FB Anggoro
Kebakaran terjadi tidak jauh dari area perkebunan kelapa sawit. - Antara/FB Anggoro

Bisnis.com, JAMBI — Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto meminta perusahaan-perusahaan perkebunan di daerah itu untuk menyiapkan tim pemadam kebakaran untuk mengantisipasi dan menangani jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di areal masing-masing.

"Perusahaan harus siap mengatasi kebakaran di wilayah kerjanya. Untuk itu perusahaan harus punya personel dan peralatan," katanya di Jambi, Kamis (26/7/2018).

Sebab itu Sekda juga meminta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengecek kesiapan perusahaan dalam pemadaman kebakaran apabila terjadi kebakaran di areal perusahaan atau sekitar perusahaan.

Selain itu, Sekda mengatakan bahwa BPBD Provinsi Jambi siap membantu penanganan daerah yang terkena dampak kebakaran hutan dan lahan.

Kemudian Sekda berharap agar aparat penegak hukum melakukan penegakan hukum yang menimbulkan efek jera kepada pelaku yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

Pemprov Jambi dan Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan siap melaksanakan tugas apalagi dengan adanya ajang besar yang tidak lama lagi akan digelar, yakni Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

"Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan ini semua instansi yang terlibat di dalamnya haruslah bekerja sama dengan baik dan maksimal dengan menjalin komunikasi serta koordinasi" kata Sekda.

Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi, kata Sekda, terdiri dari berbagai instansi, baik instansi di bawah Pemprov Jambi maupun instansi vertikal.

Sekda mengatakan tahun 2015 lalu beberapa daerah menghadapi kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan, termasuk Provinsi Jambi. Hal tersebut mengakibatkan banyak sekali kerugian, baik ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan dan lumpuhnya operasional Bandara Sultan Thaha Jambi selama kurang lebih tiga bulan.

Berkaca dari pengalaman tersebut, Pemprov Jambi bersinergi dengan semua pihak telah mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau, dimana Gubernur Jambi telah mengeluarkan SK Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jambi kebakaran hutan

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top