Lebaran : Stok Ikan di Palembang Dipastikan Cukup

Oleh: Sri Mas Sari 31 Mei 2018 | 20:40 WIB
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah memastikan stok ikan di Kota Palembang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hingga Lebaran.  

Hal itu disampaikan oleh Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto seusai mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR ke Pasar Lemabang, Kota Palembang,.

Menurut dia, memang ada kenaikan harga ikan laut Rp2.000 hingga Rp 3.000 per kg.  Komoditas itu biasanya didatangkan dari Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.

Adapun harga ikan air tawar tidak naik. Ikan itu lebih banyak disuplai dari Palembang, Ogan Komeling Ilir, Musirawas, Oku Timur, dan Musi Banyuasin.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel, ketersediaan stok harian ikan gabus sepanjang Ramadan kali ini 4 ton, lele 8 ton, nila 6 ton, patin 10 ton, sarden 4 ton, tenggiri bulat 4 ton, tenggiri papan 5 ton, tongkol 2 ton, kembung 2,5 ton.

Adapun ketersediaan ikan giling per hari mencakup ikan gabus 5 ton, kakap bulat giling 4 ton, dan tenggiri papan giling 4 ton.

Kota Palembang merupakan kota besar dengan jumlah penduduk sekitar 1,8 juta jiwa sehingga menurut Slamet, bisa mewakili kondisi ketersediaan stok ikan secara umum di Sumsel.

"Stabilisasi pangan berbasis ikan utamanya sepanjang Ramadan menjadi mutlak,. Oleh karena itu, monitoring secara rutin harus dilakukan untuk memastikan sistem logistik berjalan efektif. Di sisi lain, kita akan mendapat gambaran bagaimana melakukan intervensi saat terjadi kondisi pasar yang fluktuatif,” katanya dalam siaran pers, Kamis (31/5/2018).

Pantauan di Lapangan menunjukkan jenis ikan yang masuk ke pasar Lemabang didominasi oleh ikan tongkol, patin, gurame, dan ikan mas. Harga tongkol Rp28.000 per kg, patin Rp20.000 per kg, gurame Rp40.000 per kg, dan ikan mas Rp30.000 per kg.

Juwita, pedagang ikan di pasar Lemabang mengaku stok ikan sepanjang Ramadan masih normal dengan kenaikan harga yang masih wajar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Palembang Widada mengatakan pemda terus memantau kondisi stok ikan secara real time di pasar-pasar di Kota Palembang sebagai upaya dini untuk pengendalian.

"Hampir setiap saat, kita pantau dan laporkan data ketersediaan stok ikan secara riil ke Satgas Pangan. Ini untuk mempermudah pemerintah melakukan intervensi dan menjamin stabilisasi pangan,” jelas Widada.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya