Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Realisasi Investasi Sumbar Capai Rp11,7 Triliun pada 2023, Ini Pendorongnya

Dinas Penanaman Modal Sumatra Barat mencatat data realisasi investasi periode Januari sampai Desember 2023 mencapai Rp11,74 triliun.
Pantai Padang menjadi destinasi wisata./Dinar Pariwisata
Pantai Padang menjadi destinasi wisata./Dinar Pariwisata

Bisnis.com, PADANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatra Barat mencatat data realisasi investasi periode Januari – Desember 2023, yang berhasil mencapai realisasi investasi sebesar Rp11.747.473.000.000.

Kepala DPMPTSP Provinsi Sumbar Adib Alfikri mengatakan dari realisasi investasi pada 2023 itu merupakan capaian yang terbesar, karena untuk target yang telah ditetapkan itu di angka Rp5.602.670.000.000. "Jadi realisasinya jauh di atas target," katanya, Rabu (21/2/2024).

Adib merinci realisasi sebesar Rp11,7 triliun tersebut, terdiri dari kontribusi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai US$120.658,50 ribu atau Rp1.785.745.800.000, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp4.488.277.200.000.

Melihat untuk peringkat secara nasional, untuk realisasi investasi PMA di Sumbar pada pada peringkat ke-26, dengan realisasi investasi sebesar US$120,7 juta dengan jumlah proyek 308.

Melihat dari sisi peringkat realisasi investasi PMDN secara nasional di Sumbar berada di peringkat ke-28, dengan realisasi investasi sebesar Rp4.488,2 miliar dengan jumlah proyek PMDN 2.334.

"Yang berada peringkat 1 dan 2 itu DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kalau Sumbar di peringkat ke-28 dari 38 provinsi di Indonesia, untuk realisasi PMDN," sebutnya.

Selain itu juga tercatat adanya realisasi investasi dari proyek UMK Mikro dan Kecil Rp5.473.500.000.000. "Hal ini berhasil menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 9.301 Orang dengan jumlah proyek 2.781," jelasnya.

Untuk realisasi UKM Mikro dan Kecil ini, secara nasional, Sumbar berada pada peringkat ke-12, dengan realisasi investasi sebesar Rp2.807,4 miliar dengan jumlah proyek 41.902.

Adib menjelaskan untuk capaian realisasi PMDN terbesar berdasarkan sektor usaha, terdapat tiga sektor usaha dengan nilai terbesar.

Pertama, Tanaman Pangan dan Perkebunan dan Peternakan yang terbesar adalah PT. Tidar Kerinci Agung dengan total tambahan realisasi Investasi tahun 2023 sebesar Rp980.986.100.000 yang berada di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok Selatan.

Kedua, konstruksi yang terbesar adalah PT. Hutama Karya dengan total realisasi investasi sebesar Rp669.486.000.000 yang berada di Kabupaten Padang Pariaman.

Ketiga, industri makanan yang terbesar adalah PT. Charoen Pokphand Indonesia dengan tambahan realisasi investasi sebesar Rp123.640.900.000 yang juga berada di Kabupaten Padang Pariaman.

Selanjutnya untuk capaian realisasi PMA terbesar berdasarkan sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar itu, pertama industri Makanan yang terbesar adalah PT. Sumbar Andalas Kencana dengan Tambahan realisasi investasi sebesar US$ 9.763,70 yang berada di Kabupaten Dharmasraya, dan investor dari Singapura.

Kedua, listrik gas dan air yang terbesar adalah PT. Dempo Sumber Energi dengan tambahan realisasi investasi sebesar US$ 9.269,20 yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, dan investor dari Hongkong.

Ketiga, pertambangan yang terbesar adalah PT. Gamindra Mitra Kesuma dengan tambahan realisasi investasi US$9.047,40 yang berada di Kabupaten Pasaman Barat, dan investornya dari Kepulauan Virgin Inggris.

"Kami berharap kinerja pada 2023 lalu ini bisa memicu kinerja pada tahun 2024 ini. Terkait berapa target investasi tahun 2024 ini belum kami tetapkan, dan akan dibahas dalam waktu dekat ini," tegas Adib.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper