Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemko Padang Targetkan Capaian PAD Rp706,84 Miliar pada 2024

Pemerintah Kota Padang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024 sebesar Rp706,84 miliar.
Ilustrasi/Bloomberg-Brent Lewin
Ilustrasi/Bloomberg-Brent Lewin

Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Kota Padang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024 sebesar Rp706,84 miliar.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan target PAD 2024 ini mengalami kenaikan bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Alasan nilai target terus mengalami kenaikan, karena potensi untuk menggejot nilai masih ada.

"Jadi untuk mencapai target PAD tersebut perlu dihadirkan sejumlah inovasi dan kolaborasi," katanya, Jumat (9/2/2024).

Dia menyebutkan untuk mencapai target tersebut komitmen perlu untuk dijaga, agar target sesuai timeline yang dibuat dapat terwujud sesuai harapan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Padang Yosefriawan menambahkan melihat pada capaian realisasi PAD dalam kurun lima waktu terakhir, memang mengalami peningkatan.

Dia merinci mulai dari tahun 2019 capaian PAD Rp546,11 miliar, tahun 2020 Rp499,90 miliar, tahun 2021 Rp538,93 miliar, tahun 2022 Rp612,72 miliar, dsn di tahun 2023 tercapai realisasi Rp658,72 miliar.

"Untuk capaian di tahun 2023 meningkat sekitar 7,51%. Cuma pads tahun 2020 saja yang sempat terjadi penurunan disebabkan wabah Covid-19," terangnya.

Dikatakannya untuk melaksanakan realisasi PAD di tahun 2024 itu, telah dibuat timeline menjadi empat triwulan. Triwulan I  (Januari-Maret) Rp122,55 miliar, triwulan II (April-Juni) Rp300 miliar, triwulan III (Juli-September) Rp525,35 miliar dan triwulan IV (Oktober-Desember) Rp706,84 miliar.

"Sementara kondisi hingga Januari 2024, 16 OPD penghasil PAD telah terealisasi Rp37,34 miliar," ujarnya.

Menurutnya satu bulan berjalan pada 2024 telah menunjukan kinerja yang baik. Artinya kondisi hingga bulan-bulan berikutnya akan mengalami peningkatan.

"Kami berharap realisasi PAD bisa tercapai secara maksimal, seiring mulai membaiknya perekonomian di daerah," ungkap dia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper