Sinar Mas Agribusiness and Food Dukung Kebijakan Minyak Goreng Harga Rp14.000 per Liter

Investor Relations Sinar Mas Agribusiness and Food Pinta S Chandra menjelaskan pihaknya akan mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya melaksanakan stabilisasi harga melalui penyaluran minyak goreng sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah.
Ilustrasi/Antara
Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, PEKANBARU-- Setelah adanya kebijakan minyak goreng harga Rp14.000 per liter mulai 19 Januari 2021 lalu, sejumlah produsen minyak goreng nasional memberikan dukungannya terhadap regulasi tersebut.

Investor Relations Sinar Mas Agribusiness and Food Pinta S Chandra menjelaskan pihaknya akan mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya melaksanakan stabilisasi harga melalui penyaluran minyak goreng sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

"Sejak November 2021 hingga Januari 2022, perseroan telah menyalurkan minyak goreng sesuai harga yang ditetapkan Pemerintah sebanyak 700.000 liter dan akan dilanjutkan dengan mengikuti program stabilisasi harga minyak goreng seharga Rp14.000 per liter," ujarnya Senin (24/1/2022).

Menurutnya upaya ini merupakan bentuk dukungan bagi program pemerintah untuk melakukan stabilisasi harga minyak goreng di pasaran. Pihaknya telah bekerja sama dengan pengusaha ritel nasional, sehingga minyak goreng kemasan dihargai Rp14.000 per liter, jauh lebih murah dari harga pasaran yang berkisar Rp19.000–20.000 per liter pada saat ini.

Sementara itu Corporate Affairs Director Sinar Mas Agribusiness and Food Harry Hanawi menjelaskan bahwa perseroan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait untuk penyaluran minyak goreng terjangkau ke masyarakat.

Hingga akhir Desember 2021 lalu, Sinar Mas Agribusiness and Food telah menyalurkan lebih dari 700.000 liter minyak goreng dengan harga terjangkau.

’’Untuk mengatasi harga minyak goreng yang merangkak naik, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menyalurkan 11 juta liter minyak goreng dengan harga terjangkau dari November hingga Desember 2021. Sinar Mas Agribusiness and Food siap untuk mendukung upaya tersebut melalui kerja sama dengan seluruh anggota Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia,’’ ujarnya.

Untuk memastikan distribusi yang aman dan adil, AIMMI bekerja sama dengan mitra ritel menerapkan peraturan agar setiap orang hanya boleh membeli 1 liter per hari. Selain itu, penjualan minyak goreng hanya dilakukan ritel dengan tujuan untuk menghindari kerumunan masyarakat di saat pandemi Covid-19 masih belum usai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Arif Gunawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper