Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumsel Dapat Tambahan Kuota Vaksinasi Anak

Pemerintah memberikan tambahan kuota vaksin sebanyak 289.200 dosis untuk program vaksinasi anak usia 6 tahun - 11 tahun di Sumatra Selatan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 14 Januari 2022  |  20:15 WIB
CoronaVac disarankan untuk orang berusia antara 18 dan 59 tahun dan memiliki umur simpan sementara dua tahun bila disimpan pada suhu 2-8 derajat Celcius (35,6-46,4 derajat Fahrenheit) dan terlindung dari cahaya.  - Bloomberg
CoronaVac disarankan untuk orang berusia antara 18 dan 59 tahun dan memiliki umur simpan sementara dua tahun bila disimpan pada suhu 2-8 derajat Celcius (35,6-46,4 derajat Fahrenheit) dan terlindung dari cahaya. - Bloomberg

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah memberikan tambahan kuota vaksin sebanyak 289.200 dosis untuk program vaksinasi anak usia 6–11 tahun di Sumatra Selatan.

Tambahan vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu dengan jenis CoronaVac yang ditujukan untuk 899.622 anak.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari Kemenkes terkait kedatangan vaksin tersebut dalam waktu dekat.

“Berdasarkan surat yang kami terima pada 7 Januari lalu, bakal ada tambahan vaksin khusus untuk vaksinasi anak,” katanya, Jumat (14/1/2022).

Lesty menambahkan sembari menanti kedatangan vaksin tersebut, kegiatan vaksin anak tetap bisa dilakukan dengan menggunakan stok yang tersedia, yakni vaksin ConoraVac dan vaksin Covid-19 Bio Farma.

Diketahui, vaksin CoronaVac merupakan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asal Tiongkok, Sinovac Biotech.

Kedua vaksin ini telah mendapatkan persetujuan Izin Penggunaan Darurat (EUA) untuk digunakan pada anak usia 6-11 tahun.

Sejauh ini, pemerintah memperbolehkan kegiatan vaksinasi anak dilakukan Puskesmas, rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan lain, hingga pos-pos pelayanan vaksinasi dan sentra vaksinasi.

Namun demikian, Lesty menyarankan lebih baik dilaksanakan di sekolah agar dapat diketahui anak yang sudah divaksin dan yang belum divaksin. 

Dia melanjutkan tantangan pemberian vaksin kepada anak, yakni masih ada orang tua yang tidak setuju atas program vaksinasi anak.

“Ini butuh upaya bersama untuk menyosialisasikan ke para orangtua bahwa vaksin anak itu penting, karena anak bisa juga terpapar Covid-19,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel vaksinasi Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top