Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Surya Inti Primakarya Klaim Tambah Devisa Negara Senilai Rp212 Miliar

Penerima Fasilitas Kepabeanan Pusat Logistik Berikat (PLB) di Riau, PT Surya Inti Primakarya mengklaim telah berkontribusi dalam menambah devisa negara dengan nilai US$14,92 juta atau sekitar Rp212 miliar.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  17:38 WIB
Bea Cukai dan Pemprov Riau melepas ekspor pinang yang dilaksanakan oleh PT Surya Inti Primakarya. Istimewa
Bea Cukai dan Pemprov Riau melepas ekspor pinang yang dilaksanakan oleh PT Surya Inti Primakarya. Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU - Penerima Fasilitas Kepabeanan Pusat Logistik Berikat (PLB) di Riau, PT Surya Inti Primakarya menyatakan pihaknya berkomitmen membantu pelaku industri kecil menengah (IKM) serta usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menggarap pasar global melalui ekspor.

Hasilnya, sepanjang tahun ini, perseroan sudah berkontribusi dalam menambah devisa negara dengan nilai US$14,92 juta atau sekitar Rp212 miliar.

Komisaris PT Surya Inti Primakarya, Toni Lim mengatakan kontribusi tersebut berasal dari kinerja dua lokasi PLB yang dikelola pihaknya yaitu PLB Dumai dan PLB Pekanbaru.

"Sepanjang tahun ini kami sudah berhasil menambah devisa negara mencapai Rp212 miliar. Selanjutnya kami melakukan ekspor pinang sebanyak 3 container senilai Rp2,67 miliar dengan tujuan ke Thailand," ujarnya Jumat (24/12/2021).

Dia mengakui selain ke Thailand, perseroan sudah beberapa kali melakukan ekspor komoditas pinang hasil produksi dalam negeri, ke sejumlah negara tujuan diantaranya Iran, Nepal, India, Arab Saudi, Dubai, Pakistan, dan Malaysia.

Menurutnya program ekspor produk IKM dan UMKM seperti pinang ini, merupakan upaya bersama untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional yang memang sudah menjadi perhatian utama pemerintah saat ini.

Toni mengakui sebagai perusahaan Penerima Fasilitas Kepabeanan Pusat Logistik Berikat, kebijakan pemerintah ini telah mampu memberikan insentif yang berarti bagi pelaku usaha dalam memajukan kegiatan bisnis secara berkelanjutan.

Dari insentif fiskal dan prosedural yang diperoleh perseroan, dapat mendorong pihaknya berperan aktif merangkul Industri Kecil Menengah, serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Provinsi Riau untuk memiliki peran aktif dalam perdagangan internasional.

"Ekspor Pinang yang pada kesempatan ini dilakukan pelepasannya, sebagai gambaran nyata bagi kami bahwa pelaku IKM/UMKM mampu untuk berperan aktif dalam perdagangan internasional. Selanjutnya, kami berharap kedepan akan lahir kegiatan ekspor produk lainnya dari pelaku usaha IKM/UMKM bekerja sama dengan perusahaan penerima fasilitas dan insentif yang diberikan oleh pemerintah," ujarnya.

Adapun Pusat Logistik Berikat PT. Surya Inti Primakarya  merupakan salah satu perusahaan Penerima Fasilitas Kepabeanan di Propinsi Riau yang terletak di lokasi yang sangat strategis di Komplek Pergudangan Global Mas. Komplek ini merupakan kawasan pergudangan terpadu yang menempati areal sekitar 25 hektar dan menyediakan sebanyak 100 unit gudang penimbunan, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 1.000 warga tempatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor riau kemenkeu pusat logistik berikat
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top