Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UMP Sumut Ditetapkan Rp2.552.609

Penetapan itu diklaim sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 35 tantang pengupahan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Desember 2021  |  16:22 WIB
Ilustrasi aksi buruh. - Antara
Ilustrasi aksi buruh. - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Pemprov Sumut memastikan bahwa penetapan upah minimum (UMP) 2022 sebesar Rp2.552.609 sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatra Utara Baharuddin Siagian saat menerima aspirasi dari serikat buruh, Senin (6/12/2021).

"Penetapan UMP sudah sesuai dengan mekanisme," katanya.

Menurut dia, penetapan itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 35 tantang pengupahan. Baharuddin menyebutkan, penetapan itu juga mempertimbangkan banyak aspek, seperti tenaga kerja, satuan keluarga, tingkat daya beli, pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

"Ada juga beberapa, kepala daerah atau delapan kabupaten/kota yang tidak terdampak Covid-19, artinya tidak naik dan tidak turun," jelasnya.

Aspirasi buruh yang menginginkan kenaikan UMP hingga tujuh persen, kata dia tetap akan ditampung dan akan disampaikannya kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

"Namanya aspirasi siapa yang menyampaikan pada kita nanti kita sampaikan kepada gubernur nanti pak gubernur yang akan menyurati stakeholder ke pemerintah pusat," urainya.

Seperti diketahui sejumlah serikat pekerja buruh menggelar aksi meminta agar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi merevisi UMP 2022. Buruh menyebut kenaikan UMP 2022 harusnya tujuh persen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ump sumut sumatra utara

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top