Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Muba Libatkan Puluhan Perusahaan Hadapi Tantangan Bonus Demografi

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, melibatkan 98 perusahaan yang beroperasi di daerah itu untuk menghadapi tantangan bonus demografi.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  17:13 WIB
Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi (tengah) saat menghadiri focuss group discussion terkait ketenagakerjaan.  - Istimewa
Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi (tengah) saat menghadiri focuss group discussion terkait ketenagakerjaan. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, melibatkan 98 perusahaan yang beroperasi di daerah itu untuk menghadapi tantangan bonus demografi.

Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi mengatakan sebesar 72 persen penduduk di Muba masuk kategori usia produktif.

“Sehingga lebih dari separuh warga Muba itu perlu kerja dan harus difasilitasi,” katanya, Rabu (2/12/2021).

Beni menjelaskan, sementara  Muba memiliki banyak mitra atau perusahaan di sektor minyak dan gas (migas) dan perkebunan.
 
“Kalau para pihak perusahaan atau pemangku kepentingan bisa bersinergi dengan baik, tentu tantangan bonus demografi dapat dilalui dengan mudah,” katanya.

Dia menambahkan, salah satu solusi untuk menghadapi tantangan bonus demografi, yakni dengan adanya keberadaan Muba Vocational Centre (MVC).

Beni memaparkan MVC merupakan wadah pelatihan bagi calon tenaga kerja serta generasi muda pencari kerja agar bisa mengasah skill untuk persiapan kerja. 

"Oleh sebab itu, saya berharap MVC  berfungsi dengan baik, sehingga serapan tenaga kerja lokal di Muba sesuai harapan para perusahaan di Muba,” katanya.

Beni mengklaim, meski terdata angka pengangguran terbuka di Muba menurun jumlahnya, namun pihaknya tidak berpuas diri dan selalu ingin maksimal dalam memaksimalkan serapan tenaga kerja lokal di Muba. 

Pemkab Muba pun berkomitmen untuk memastikan bahwa perusahaan yang beroperasi di kabupaten itu tidak memperkerjakan anak. Hal itu sesuai dengan perjanjian yang disepakati antara pemda dengan perusahaan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Muba, Mursalin, mengatakan perusahaan perlu konsisten dalam perekrutan sumber daya manusia (SDM) lokal di Muba. 

"Selain itu juga untuk turut andil memberikan pelatihan, menyediakan tempat pemagangan, serta pemberdayaan penyandang disabilitas dan pengalokasian beasiswa prestasi di wilayah kerja perusahaan," paparnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musi banyuasin
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top