Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow, KAI Divre III Palembang Mampu Angkut 22 Juta Ton Batu Bara per Tahun

Tak heran, jika di tengah pandemi Covid-19 yang berimbas pada anjloknya angkutan penumpang, PT KAI Divre III Palembang masih dapat berkontribusi terhadap roda bisnis PT KAI (Persero) lewat angkutan batu bara tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 18 Agustus 2021  |  12:32 WIB
Wow, KAI Divre III Palembang Mampu Angkut 22 Juta Ton Batu Bara per Tahun
Sejumlah kereta kontainer milik PT KAI Divre III Palembang membawa batu bara di Stasiun Simpang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel menuju ke pelabuhan. - Bisnis/Tim Jelajah

Bisnis.com, PALEMBANG – Kereta barang milik PT KAI Divisi Regional III Palembang tercatat mampu mengangkut hingga 22 juta ton batu bara per tahun.

Tak heran, jika di tengah pandemi Covid-19 yang berimbas pada anjloknya angkutan penumpang, PT KAI Divre III Palembang masih dapat berkontribusi terhadap roda bisnis PT KAI (Persero) lewat angkutan batu bara tersebut.

Kepala PT KAI (Persero) Divre III Totok Suryono mengatakan puluhan juta ton komoditas yang diangkut pihaknya tersebut merupakan batu bara milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan perusahaan swasta yang beroperasi di Sumatra Selatan (Sumsel).

“Divre III Palembang merupakan salah satu daerah yang berkontribusi cukup besar terhadap KAI secara keseluruhan. Secara total ada sebanyak 42 juta ton batubara yang diangkut per tahun,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Menurutnya, selain Divre III Palembang, KAI Divre IV Tanjung Karang yang wilayah operasinya merupakan provinsi tetangga, Lampung, juga ikut mengangkut emas hitam tersebut.

Totok mengatakan batu bara mendominasi angkutan logistik KAI Divre III, di mana kontribusinya mencapai 80 persen dari total angkutan barang.

“Kami juga mengangkut komoditas lain, seperti semen, BBM dan bubur kertas. Akan tetapi batu bara memang yang dominan,” katanya.

Dia melanjutkan pihaknya pun akan terus mengembangkan sarana dan prasarana angkutan barang. Apalagi mengingat batu bara merupakan tumpuan dari bisnis perusahaan.

Perusahaan pun berkomitmen untuk mendukung pengembangan lini bisnis mitra, seperti PTBA yang telah mengarah pada produksi turunan batu bara.

“Kami juga membidik angkutan baru. Seiring berkembangnya teknologi, PTBA juga akan mengembangkan turunan batubara, nah kami akan terus bersinergi untuk mengangkut produk tersebut,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan, batubara telah menjadi komoditas yang paling banyak diangkut perseroan secara nasional.

“Sampai Semester I/2021, kami sudah mengangkut 23,3 juta ton komoditas dan yang paling besar adalah batubara,” katanya.

Menurut Didiek, perusahaan menargetkan angkutan barang dapat tumbuh 26 persen dibandingkan tahun lalu.

Dia mengemukakan peningkatan angkutan batubara juga masuk dalam rencana jangka panjang perusahaan lantaran prospektif, Sumsel pun menjadi daerah prioritas dalam investasi perseroan.

“Memang titik berat angkutan barang ini adanya di batu bara sehingga investasi yang kami lakukan adalah penyempurnaan track di Sumsel,” katanya.

Dia mencontohkan ada pembangunan double track Prabumulih menuju Tarahan, Lampung.  Proyek tersebut untuk meningkatkan kapasitas lintas sehingga kereta api yang lewat bisa meningkat setiap hari.

VP Public Relations PT KAI (Persero), Joni Martinus, menambahkan bahwa pada semester I/2021 komoditas batubara masih merupakan penyumbang terbesar angkutan barang dengan share 76,5 persen dari total angkutan barang KAI. Kontribusi tersebut setara dengan 18,06 juta ton.

“Rata-rata angkutan batubara kita cukup besar, bisa mencapai 3 juta ton per bulan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top