Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panen Bawang Merah, Sumut Masih Butuh Pasokan 13.000 Ton

Volume panen bawang merah di Sumut sepanjang tahun 2020 adalah 26.000 ton, baru mampu memenuhi 60 persen kebutuhan.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  14:23 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Kebutuhan bawang merah di Provinsi Sumatra Utara masih belum bisa dipenuhi seluruhnya dari hasil panen wilayah tersebut.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatra Utara mencatat volume panen bawang merah di Sumut sepanjang tahun 2020 adalah 26.000 ton. Jumlah tersebut baru mampu memenuhi 60 persen kebutuhan bawang merah di Sumut.

“Kebutuhan kita lebih kurang 43.000 ton, produksi lebih kurang 26.000 ton per tahun. Ada kekurangan sekitar 13.000 ton,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Dahler Lubis.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik, produksi bawang merah Sumut sepanjang tahun 2019 adalah 18.072 ton. Artinya, produksi bawang merah di Sumut tahun 2020 meningkat sekitar 69 persen dibandingkan tahun 2019.

Pandemi Covid-19 sempat membawa dampak signifikan untuk sektor pertanian. Karenanya, pemeritah pusat melalui Dinas TPH Sumut memberikan bantuan kepada petani, termasuk petani bawang merah.

Di Sumut, pemerintah menyalurkan bantuan berupa alat pertanian dan pupuk untuk 192 hektare lahan bawang merah.

Menurut Dahler, sekitar 80 persen dari lahan tersebut telah dipanen hingga akhir Februari 2021.

“Bawang merah 192 hektare dibantu pemerintah. Sudah panen 80 persen, tinggal 20 persen lagi,” ungkapnya.

Adapun, sekitar 40 persen kebutuhan bawang merah dipasok dari Brebes, Jawa Tengah.

Dahler menargetkan produksi bawang merah Sumut di tahun 2021 dapat meningkat, sehingga swasembada pangan di Sumut dapat segera terjadi. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawang merah sumut brebes
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top