Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dinas Pendidikan Kota Palembang Belum Beri Sinyal Sekolah Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Akhmad Zulinto, mengatakan, saat ini belum ada kematangan rencana sekolah tatap muka di Palembang. Bahkan hingga Maret nanti, sekolah tatap muka masih belum bisa dilakukan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  15:56 WIB
Ilustrasi - Siswa mengikuti KBM tatap muka di SD Negeri 26 Sukajadi, Banyuasin, Sumatra Selatan, Senin (7/9/2020). - Antara/Nova Wahyudi
Ilustrasi - Siswa mengikuti KBM tatap muka di SD Negeri 26 Sukajadi, Banyuasin, Sumatra Selatan, Senin (7/9/2020). - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, PALEMBANG – Dinas Pendidikan Kota Palembang belum memberi sinyal positif untuk kegiatan belajar-mengajar tatap muka di kota itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Akhmad Zulinto, mengatakan, saat ini belum ada kematangan rencana sekolah tatap muka di Palembang. Bahkan hingga Maret nanti, sekolah tatap muka masih belum bisa dilakukan.

“Kami sudah menggelar rapat dan diskusi untuk sekolah tatap muka dengan berbagai pihak. Salah satunya IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia yang masih tetap menganjurkan secara daring,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Menurut dia rekomendasi dari berbagai pihak yang berkompeten, bisa menjadi faktor untuk memutuskan kapan sekolah tatap muka dapat diberlakukan.

Dia mengemukakan berdasarkan hasil rapat dengan IDAI Palembang, pihak tersebut belum memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan sekolah tatap muka, menimbang penambahan kasus Covid-19 yang terus terjadi.

“Alasannya, karena kondisi Covid-19 masih tinggi dan berisiko terhadap anak. IDAI belum merekomendasi atau mengizinkan untuk sekolah tatap muka,”katanya.

Menurut Zulinto, IDAI tetap memperhatikan kondisi Covid-19, dalam suasana zona seperti saat ini. Karena kondisi ini masih fluktuatif, IDAI meminta agar guru-guru di vaksin terlebih dulu sebelum mengajar nantinya.

“Jadi, setelah guru di vaksin risikonya lebih rendah. Jadi ini saya sampaikan ke Wali Kota Palembang Harnojoyo bahwa ini rekomendasi dari IDAI,” katanya.

Setelah itu, kata Zulinto, pihaknya juga akan mengajak Pemprov Sumsel untuk berkoordinasi terkait kondisi belajar-mengajar di Palembang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top