Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pj Gubernur: Penanganan Covid-19 di Sumbar Masih Rendah

Pejabat (Pj) Gubernur Sumatra Barat Hamdani menyebutkan bahwa penangan Covid-19 di daerahnya itu masih rendah.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  13:50 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PADANG - Pejabat (Pj) Gubernur Sumatra Barat Hamdani menyebutkan bahwa penangan Covid-19 di daerahnya itu masih rendah.

Selain target vaksinasi masih belum tercapai, Sumbar juga termasuk lima provinsi dalam penggunaan masker dan lima provinsi terendah dalam menjaga jarak.

"Tentunya dua hal ini menjadi perhatiaan kita semua, karena kita sudah memiliki Perda, namun dalam hal ini, tentunya dalam penegakan Perda harus lebih ditingkatkan lagi," katanya di Padang, Senin (22/2/2021).

Dia meminta kepada tim penegak Perda, agar bergerak cepat sesuai aturan yang ada. Hal tersebut perlu segera untuk ditindaklanjuti, agar persoalan penggunaan masker dan menjaga jarak masih rendah di Sumbar, bisa segera dibenahi, supaya penanganan Covid-19 lebih maksimal.

Selain itu soal vaksinasi, dimana hari ini Senin (22/2) adalah proses akhir tahap akhir dalam vaksinasi tahap satu. Ternyata Sumbar belum mencapai target yang diharapkan, tergolong rendah dibandingkan 34 provinsi di Indonesia.

"Kita masih di bawah posisi ke 20 dalam vaksinasi, tentunya saya berharap kepada Bupati dan Wali Kota se-Sumbar untuk meminta komitmen, agar target sasaran yang belum dilaksanakan dapat diselesaikan selama dua atau tiga hari ini," tegasnya.

Selain itu, Hamdani juga meminta kepada seluruh ASN Pemprov Sumbar bisa mengevaluasi dalam penyerapan APBD sesuai apa yang direncanakan terhadap pencairan anggaran.

Untuk itu, dia meminta kepada semua ASN untuk ikut menyukseskan semua program dan roda pemerintahan. Dia mengajak semua pihak untuk bersinergi sehingga semua program bisa berjalan dengan baik.

"Saya berharap kita bisa bekerjasama dengan maksimal dari semua, InsyaAllah Sumbar akan tetap aman dan kondusif," tutupnya.

Sementara itu, pada dini hari tadi Senin (22/2), Sumbar kembali menerima vaksin Sinovac dari pusat. Hal tersebut merupakan vaksin tahap II yang sampai di Gudang Dinkes Sumbar di Padang.

Kasi Kefarmasian Dinkes Sumbar Elno Sabri menjelaskan jumlah vaksin yang datang hari ini itu, jumlahnya mencapai 99.700 dosis. Vaksin yang datang tersebut nantinya diperuntukkan bagi ASN, TNI/Polri dan petugas pelayanan publik di Sumbar.

"Soal pendistribusian vaksin tahap II ini masih menunggu arahan dari pusat," tegasnya.

Dikatakannya, vaksin Sinovac tahap II dibawa membawa mobil box yang dikawal ketat pihak kepolisian lewat jalur darat. Tak ada kendala dalam membawa vaksin penangkal virus Covid-19 tersebut ke Sumbar.

Sebelumnya pada tahap I Sumbar menerima sebanyak 66.800 dosis vaksin Sinovac. Penyaluran terdiri dari dua termin. Dimana untuk termin pertama sebanyak 36.920 dosis dan termin kedua 29.880 dosis.

Ketika itu untuk vaksin pertama diperuntukkan bagi tenaga kesehatan di Sumbar yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Hingga minggu kemarin pemberian vaksin pada nakes tersebut sudah mencapai 75 persen. Pencapaian 100 persen diharapkan terlaksana pada akhir Februari ini. (k56).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top