Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Minta LAM Riau Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

Pemerintah Provinsi Riau meminta kepada Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, untuk mengajak masyarakat ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada saat memasuki musim kemarau tahun ini.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  19:35 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau meminta kepada Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, untuk mengajak masyarakat ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada saat memasuki musim kemarau tahun ini.

Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan hal itu pada saat melakukan pertemuan dengan pengurus LAM Riau dan Kabupaten/Kota bertempat di Balai Pelangi, kompleks gedung daerah.

Pada pertemuan tersebut, banyak hal yang dibahas mengenai kesejahteraan masyarakat adat. Salah satunya yakni pengelolaan Blok Rokan yang akan diserahkan pihak Chevron kepada Pertamina pada Agustus mendatang.

Disela-sela pertemuan, Gubri juga meminta kepada para ketua LAM Riau di kabupaten/kota untuk ikut mensosialisasikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Saat ini pemerintah provinsi Riau sudah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan. Karena sudah ada kebakaran yang terjadi di beberapa daerah di Riau," ujarnya dalam siaran pers Kamis (18/2/2021).

Karena itu, pihaknya meminta kepada para ketua LAM kabupaten/kota untuk ikut mensosialisasikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat. Karena saat ini pencegahan harus dilakukan oleh semua pihak.

"Saya minta para datuk-datuk ketua LAM kabupaten/kota untuk ikut mengasosiasikan kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top