Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuota LPG Bersubsidi di Tanjungpinang Mencukupi, tetapi …

Saat ini, masih ada keluarga mampu yang menggunakan gas bersubsidi, padahal itu tidak diperbolehkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  18:18 WIB
Pekerja merapikan susunan tabung LPG 3 kg di salah satu agen LPG. - ANTARA FOTO/Feny Selly
Pekerja merapikan susunan tabung LPG 3 kg di salah satu agen LPG. - ANTARA FOTO/Feny Selly

Bisnis.com, TANJUNGPINANG — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau menegaskan kuota gas 3 kg bersubsidi mencukupi kebutuhan masyarakat, tetapi pemanfaatannya perlu dikendalikan sehingga tidak terjadi kelangkaan.

Kepala Disperindag Tanjungpinang Atmadinata mengatakan, kuota gas 3 kg bersubsidi yang diberikan Pertamina 6.905 ton, mengalami kenaikan dibandingkan dengan 2020.

"Sebenarnya, kuota gas bersubsidi tahun 2020 sudah mencukupi untuk masyarakat miskin dan UMKM, namun ditambah lagi pada tahun ini karena terjadi kelangkaan," katanya, Selasa (16/2/2021).

Kelangkaan gas bersubsidi tersebut, menurut dia disebabkan penjualan gas tersebut belum sepenuhnya tepat sasaran. Saat ini, masih ada keluarga mampu yang menggunakan gas bersubsidi, padahal itu tidak diperbolehkan.

Selain itu, pembelian gas bersubsidi di pangkalan ternyata kembali dijual kembali kepada masyarakat dengan harga yang tinggi atau lebih dari Rp20.000/tabung. Sementara harga eceran tertinggi gas bersubsidi hanya Rp18.000/tabung.

Untuk mengendalikan gas tersebut, kata Atmadinata, dibutuhkan kebijakan khusus. Kebijakan yang diambil berupa kartu kendali gas bersubsidi. Pada kartu itu tercatat nama pangkalan, tempat pembelian gas bersubsidi.

Jumlah pangkalan gas di Tanjungpinang sebanyak 203 pangkalan.

"Pemegang kartu di Pangkalan A, contohnya, tidak dapat membeli di Pangkalan B. Volume gas yang dibeli juga diatur dalam setiap bulan," tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kepri lpg 3 kg

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top