Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pusat Perekonomian, Medan Kota Paling Padat di Sumut

Hasil sensus penduduk 2020 (SP2020) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sebaran penduduk di Sumatra Utara terkonsentrasi di Kota Medan dengan jumlah penduduk sebesar 2,43 juta orang atau 16,46 persen dari seluruh penduduk Sumatra Utara.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  13:26 WIB
Sejumlah remaja menggunakan ponsel saat berkomunikasi di Medan, Sumatra Utara, Jumat (17/4/2020).  - Antara
Sejumlah remaja menggunakan ponsel saat berkomunikasi di Medan, Sumatra Utara, Jumat (17/4/2020). - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Hasil sensus penduduk 2020 (SP2020) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sebaran penduduk di Sumatra Utara terkonsentrasi di Kota Medan dengan jumlah penduduk sebesar 2,43 juta orang atau 16,46 persen dari seluruh penduduk Sumatra Utara.

Secara rinci, penduduk Kota Medan berjenis kelamin laki-laki berjumlah 1,21 juta orang, sementara penduduk berjenis kelamin perempuan berjumlah 1,22 orang.

Adapun, luas Kota Medan hanya sebesar 0,35 persen dari luas wilayah Sumatra Utara atau sekitar 263 kilometer persegi. Kepadatan penduduk di kota Medan adalah 9.239 jiwa per kilometer persegi. Angka ini sekaligus menunjukkan Kota Medan merupakan Kota Terpadat di Sumut.

Dilihat dari angka tersebut, terjadi ketimpangan distribusi penduduk antara Kota Medan dengan wilayah lain di Sumut. Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi menjelaskan hal tersebut bisa terjadi karena Kota Medan merupakan pusat perekonomian Sumut.

"Kalau dipandang dari sudut pandang ekonomi makro, orang akan bermigrasi ke wilayah yang perekonomiannya lebih maju," kata Syech, Kamis (21/1/2021).

Sebaran penduduk terbesar kedua terdapat di Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah penduduk sebanyak 1,93 juta orang atau sebesar 13,05 persen dari jumlah penduduk Sumatra Utara.

Posisi ketiga diduduki oleh Kabupaten Langkat dengan jumlah penduduk sebanyak 1,03 juta orang atau 6,96 persen.

Wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah Kabupaten Pakpak Bharat dengan jumlah penduduk sebesar 52.351 orang atau 0,35 persen dari total penduduk Sumut.

Distribusi Penduduk Sumut

Berdasarkan SP2020, jumlah penduduk Sumut adalah 14,80 juta jiwa. Sementara, Luas daratan Sumut tercatat sebesar 72.980 kilometer persegi. Dengan begitu, kepadatan penduduk Sumut adalah 203 jiwa per kilometer persegi.

Angka ini meningkat dari hasil SP2000 yang mencatat kepadatan penduduk Sumut sebesar 160 jiwa per kilometer persegi dan hasil SP2010 mencapai 178 jiwa per kilometer persegi.

Bila dilihat dari laju pertumbuhan penduduk, Sumatera Utara memang mengalami percepatan laju penduduk sejak SP2000.

"Terdapat percepatan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,06 poin jika dibandingkan dengan periode 2000-2010," ungkap Syech di Kantor BPS Sumut, Kamis (21/1/2021).

Sementara, SP2000 hingga SP2010 terjadi percepatan laju penduduk sebesar 0,02 poin.

Hasil SP2020 mencatat, dari 14,80 juta penduduk Sumut, sebesar 93,37 persen atau sekitar 13,83 juta penduduk berdomisili sesuai Kartu Keluarga (KK). Sementara sebesar 6,63 persen atu sekitar 0,98 juta penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK.

Jumlah ini mengindikasikan banyaknya jumlah penduduk yang bermigrasi dari wilayah tempat tinggal sebelumnya.

Adapun, Sumut menduduki posisi keempat Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Kepala BPS Suhariyanto memaparkan secara berturut-turut, Sumut berada di bawah Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Lima provinsi yang paling banyak penduduknya adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Banten. Posisi ini sama persis dengan posisi tahun 2010," kata Suhariyanto secara virtual, Kamis (21/1/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top