Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Target Kunjungan Tak Tercapai, Pariwisata Riau Berharap ke Vaksin

Awal tahun 2021 ini sektor pariwisata di Riau sudah kembali dikunjungi wisatawan. Hal itu dibuktikan saat adanya libur Tahun Baru 2021. Dimana sektor wisata Riau dikunjungi oleh wisatawan yang berasal dari Provinsi Sumatra Barat dan Jambi. 
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  17:06 WIB
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020. - Istimewa
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU - Kalangan pengusaha pariwisata Provinsi Riau berharap vaksin Covid-19 yang sudah hadir dan akan segera didistribusikan ke seluruh Indonesia, dapat menjadi obat penyembuh dari turunnya jumlah kunjungan wisatawan yang terjadi di Tanah Air, termasuk di Bumi Lancang Kuning.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Riau, Julfiyanto mengatakan vaksin covid-19 bisa menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di Riau. Menurutnya, pada 2020 lalu sektor pariwisata di Riau masih mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan juga dirasakan Provinsi Riau. 

"Memang Provinsi Riau termasuk daerah tinggi untuk kasus Covid-19, semoga di 2021 ini dengan adanya vaksinasi bisa menjadi langkah awal untuk kita kembali bangkit dan sektor pariwisata Riau kembali mendunia," ujarnya seperti dikutip mediacenter.riau.go.id Selasa (12/1/2021).

Menurutnya vaksin diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk kembali berwisata di Riau.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan di awal tahun 2021 ini sektor pariwisata di Riau sudah kembali dikunjungi wisatawan. Hal itu dibuktikan saat adanya libur Tahun Baru 2021. Dimana sektor wisata Riau dikunjungi oleh wisatawan yang berasal dari Provinsi Sumatra Barat dan Jambi. 

"Ada beberapa tempat wisata di Provinsi Riau yang dominan dikunjungi wisatawan seperti objek wisata yang ada di Kabupaten Siak, Kampar dan Kota Pekanbaru," katanya.

Namun, dia mengingatkan meskipun sudah ada vaksin Covid-19, protokol kesehatan harus tetap dilakukan hingga virus Corona benar-benar berakhir. 

"Sepanjang Covid-19 belum berakhir, berwisata di Riau tetap mematuhi protol kesehatan sebagai langkah untuk memutus mata rantai penularan virus."

 

Berdasarkan data Dinas Pariwisata (Dispar) Riau, jumlah kunjungan wisatawan Nusantara ke Provinsi Riau 2020 ditargetkan mencapai 7.510.965. Namun hanya terealisasi sebanyak 2.384.032. 

Sementara untuk jumlah kunjungan wisatawan Mancanegara 2020 ditargetkan sebanyak 177.707. Terealisasi sebanyak 67.599. 

Adapun Pemprov Riau pada Selasa (12/1/2021) pagi, telah mendistribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 ke tiga daerah. Untuk tahap awal pendistribusian dilakukan ke tiga Kabupaten Kota, yakni Kabupaten Kampar 2.400 vaksin, Kabupaten Pelalawan 1.800 vaksin, dan Kota Pekanbaru 11.040 vaksin. 

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir menuturkan, untuk 9 Kabupaten Kota di Riau lainnya, akan menyusul kembali setelah vaksin tahap kedua, dari pemerintah pusat tiba di Riau, mulai Rabu (13/1/2021) besok. Vaksin di tahap ke dua tersebut sebanyak 22.000 dosis vaksin.

“Nanti berikutnya baru 9 Kabupaten Kota lainya, sesuai dengan arahan dari pusat tiga Kabupaten Kota. Tahap awal tiga daerah ini, karena daerah Ibukota Provinsi dan penyangganya. Besok Insya Allah datang untuk tahap kedua, dikirim hari ini, sekitar 22.840 dosis vaksin covid."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Vaksin Covid-19
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top