Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumut Targetkan Vaksin untuk 5 Juta Orang

Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid 19 Sumatra Utara memproyeksikan ada jatah vaksin untuk lima juta penduduk di provinsi tersebut.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 27 November 2020  |  12:21 WIB
Seorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19, dalam tur media yang diorganisir pemerintah di Beijing, China, 24 September 2020. - Antara/Reuters
Seorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19, dalam tur media yang diorganisir pemerintah di Beijing, China, 24 September 2020. - Antara/Reuters

Bisnis.com, MEDAN - Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid 19 Sumatra Utara memproyeksikan ada jatah vaksin untuk lima juta penduduk di provinsi tersebut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Aris Yudhariansyah menjelaskan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, vaksinasi akan dilakukan pada lima juta penduduk, meliputi tenaga kesehatan, TNI, Polri yang bertugas, dan tenaga kerja yang terpapar langsung dengan pasien positif Covid-19.

“Rencananya lima juta orang pertama. Konsep pemberian vaksin masih dirancang, cuma diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, TNI, polri, dan orang-orang frontliner yang kontak dengan (pasien) Covid-19,” kata Aris, Jumat (27/11/2020).

Aris menyatakan, total penduduk Sumatra Utara berkisar 15 juta penduduk. Vaksinasi belum dapat dilakukan secara merata dalam waktu dekat karena jumlah vaksin yang terbatas.

Mengenai waktu estimasi kedatangan vaksin ke Sumatra Utara, Aris masih harus menanyakan hal tersebut ke Pemerintah Pusat dan Satgas Covid-19 di tingkat nasional.

“Kemarin katanya minggu kedua November. Ini sudah habis minggu kedua, (vaksin) belum datang. Kita tunggu dan harap yang terbaik,” ungkap Aris.

Adapun, vaksin yang dimaksud adalah vaksin Sinovac yang berasal dari Tiongkok.

Aris juga menyebutkan sepanjang pandemi, Covid-19 program imunisasi balita di Sumut ikut tersendat. Satgas Covid-19 Sumut sedang menyiapkan strategi agar imunisasi dapat berlangsung kembali di awal tahun 2021 mendatang.

“Posyandu kita macet. Harus diperbaiki karena memang Covid-19 mengganggu semuanya. Akan direncanakan ada posyandu khusus untuk imunisasi,” pungkas Aris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top