Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dana Pihak Ketiga di Kepri Naik saat Pandemi

Sedangkan kredit mengalami penurunan sebesar 1,60 persen (ytd) menjadi Rp37,36 triliun.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 24 September 2020  |  17:56 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, BATAM - Dana pihak ketiga (DPK) di Provinsi Kepri meningkat menjadi Rp58,30 triliun pada Juli 2020.

Kepala OJK Provinsi Kepri, Rony Ukurta Barus melalui Kepala Sub Bagian Pasar Modal, Imaduddin, mengatakan kinerja perbankan umum meningkat pada DPK sebesar 10,55 persen (ytd) menjadi Rp58,30 triliun. Kemudian, pertumbuhan asset sebesar 4,90 persen (ytd) menjadi Rp77,54 triliun.

Sementara itu, kredit di bank umum, turun menjadi Rp37,36 triliun. Kemudian untuk BPR dan BPRS, kredit naik Rp5,43 triliun. Namun untuk DPK di BPR, mengalami penurunan sebesar menjadi Rp5,79 triliun. Sehingga total DPK di Kepri, sekitar Rp64,09 triliun.

"Sedangkan kredit mengalami penurunan sebesar 1,60 persen (ytd) menjadi Rp37,36 triliun," kata Imadudin, Kamis (24/9/2020)

Kemudian, BPR/BPRS posisi Juni 2020 mengalami peningkatan asset sebesar 0,67 persen (ytd) menjadi Rp7,23 triliun. Untuk kredit mengalami pertumbuhan sebesar 0,20 persen (ytd) menjadi Rp5,43 triliun. Namun DPK mengalami penurunan sebesar 3,06 persen (ytd) menjadi 5,79 triliun.

"Kondisi keuangan di Kepri itu setelah perbankan bergerak mendukung program pemberian subsidi bunga bagi UMKM. Juga sektor informal. Itu menunjukkan, kondisi lembaga jasa keuangan di Kepri, cukup terjaga," ujarnya.(K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kepri
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top