Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Tahun Baru Hijriah, Pertamina MOR II Tambah Pasok BBM

Wilayah penyaluran Pertamina di Sumbagsel mencakup Provinsi Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 19 Agustus 2020  |  02:08 WIB
Mobil tanki Pertamina siap menyalurkan pasokan BBM di Sumbagsel. - Istimewa
Mobil tanki Pertamina siap menyalurkan pasokan BBM di Sumbagsel. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG — Pertamina Marketing Operation Region atau MOR II Sumatra Bagian Selatan menambah pasokan BBM di sejumlah titik jalur wisata maupun lokasi pusat kegiatan tradisi menyambut Tahun Baru Islam.

Region Manager Communication, Relations, & CSR Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Dewi Sri Utami mengatakan bahwa penambahan pasokan tersebut bertujuan mengantisipasi kenaikan permintaan selama libur panjang dan cuti bersama Tahun Baru Islam 1442 Hijriah.

“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat. Sementara untuk produk subsidi dan penugasan, stok akan ditambah sesuai dengan kuota dan jadwal suplai yang terus dipantau,” ujarnya, Selasa (18/8/2020).

Menurut Dewi, secara umum ketahanan stok BBM masih aman mengingat saat ini konsumsi BBM masih di bawah konsumsi normal sebelum pandemi Covid-19. 

Saat ini konsumsi BBM jenis bensin (Pertamax, Pertalite, Premium) mengalami penuruan sebesar 16,3 persen dari rata-rata konsumsi normal harian, atau dari 7.650 kiloliter (kl) menjadi 6.400 kl. 

Sementara untuk BBM minyak gas (Dex, Dexlite, Biosolar) terdapat penurunan konsumsi sebesar 15,7 persen dari rata-rata konsumsi normal harian, atau dari 4.486 kl menjadi 3.783 kl.

Sebaliknya, konsumsi LPG Subsidi 3 kg mengalami kenaikan, seiring dengan tingginya aktivitas memasak warga selama di rumah. Kenaikan mencapai 5,9 persen dari konsumsi normal harian, yaitu dari 1.680 ton menjadi 1.779 ton, sedangkan konsumsi LPG sektor rumah tangga nonsubsidi relatif tetap sekitar 151 ton.

Di sisi lain, stok avtur saat ini berlebih. Seiring dengan memasuki era kenormalan baru ketika pesawat udara mulai beroperasi, berangsur konsumsi avtur mulai naik. 

“Konsumsi avtur saat ini rata-rata 41 kl per hari, naik sebesar 20 persen dibandingkan dengan periode saat diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar,” kata Dewi.

Adapun, wilayah penyaluran Pertamina di Sumbagsel mencakup Provinsi Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina BBM
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top