Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aniaya Polisi yang Menyamar, 'Preman Medan' Ditangkap Aparat

Pelaku melakukan penyerangan dan perampasan kepada anggota Polri yang sedang menyamar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Juni 2020  |  06:06 WIB
Pelaku melakukan penyerangan dan perampasan kepada anggota Polri yang sedang menyamar. - Ilustrasi/JIBI Photo
Pelaku melakukan penyerangan dan perampasan kepada anggota Polri yang sedang menyamar. - Ilustrasi/JIBI Photo

Bisnis.com, MEDAN - Seorang pengedar narkoba ditangkap jajaran Kepolisian setelah melakukan penganiayaan kepada anggota Polri yang sedang menyamar. 

Personel Satuan Reskrim Polres Belawan menangkap pelaku penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan terhadap MA Ridwan (26) anggota Polres Belawan, warga Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara.

Kasat Reskrim Polres Belawan AKP I Kadek, Sabtu (13/6/2020), mengatakan tersangka yang diamankan itu, yakni SBS (59), warga Jalan Selar Ujung, Kota Medan.

Kadek menyebutkan, tersangka diringkus petugas kepolisian, Kamis (11/6), sekitar pukul 23.00 WIB, di rumah adik iparnya yang beralamat di Jalan Sembilang, Asrama Polisi Pajak Baru, Kota Medan.

"Akibat perbuatan tersebut, tersangka dimasukkan ke dalam sel tahanan Polres Belawan," ujar Kadek, seperti dilaporkan Antara, Minggu (14/6/2020).

Peristiwa penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan terjadi pada Senin (30/3). Saat itu Ridwan sebagai anggota polisi melakukan undercover buy (menyamar sebagai pembeli) narkoba mendatangi tempat tersangka SBS, dan temannya nongkrong untuk melakukan transaksi.

Kemudian ketika transaksi berjalan dan korban hendak pergi karena tidak sesuai dengan kesepakatan, saat itulah tersangka beserta rekan-rekannya mengejar korban sambil meneriaki maling.

"Saat korban terjatuh, tersangka secara bersama-sama memukuli Ridwan hingga mengalami memar di bagian mata sebelah kiri, sakit di bagian hidung hingga mengeluarkan darah, sakit di bagian mulut dan mengeluarkan darah, dan bengkak di bagian belakang telinga sebelah kiri," ujar dia pula.

Kadek menjelaskan, tersangka juga mengambil uang milik korban sebesar Rp7.000.000 yang disimpan di kantong celana sebelah kanan.

"Akibat kejadian yang dialami korban lantas membuat laporan ke Polres Belawan," kata Kadek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan kasus penganiayaan

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top