Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Palembang, 30 Pelanggar Diberi Sanksi Bersihkan Taman Kota

Pemerintah Kota Palembang telah memberikan sanksi kepada 30 warga yang melanggar ketentuan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di kota itu.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  16:35 WIB
Walikota Palembang mengecek penerapan PSBB di salah satu checkpoint. istimewa
Walikota Palembang mengecek penerapan PSBB di salah satu checkpoint. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang telah memberikan sanksi kepada 30 warga yang melanggar ketentuan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di kota itu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang, GA. Putra Jaya, mengatakan sanksi yang diberikan pihaknya memberikan hukuman kepada pelanggar dengan cara membersihkan taman kota.

“Hari pertama penerapan sanksi, yakni H+2 Idulfitri ada 30 pelanggar yang telah diberi sanksi membersihkan taman Kambang Iwak Palembang,” katanya, Selasa (26/5/2020).

Putra mengatakan pihaknya menemukan pelanggaran setelah melakukan patroli, warga yang dihukum lantaran tidak mengenakan masker di tempat keramaian, seperti di mall, pasar, tempat umum hingga di tempat usaha.

“Puluhan orang pelanggar tersebut ada yang  ditemukan saat berada di Pasar Lemabang dan di kawasan Pasar Kuto,” katanya.

Menurut dia, sanksi tersebut juga berlaku untuk pengguna kendaraan roda dua yang masih berboncengan. Oleh karena itu, jika didapat pengendara yang melanggar di checkpoint, maka akan menjalani sidang yustisi.

“Ada 100 rompi yang bertuliskan pelanggar PSBB, pelanggaran akan dikenakan rompi ini, sambil membersihkan taman kota,” katanya.

Dia menerangkan, penggunaan rompi oranye tersebut agar memberikan efek jera bagi pelanggar. Bila pelanggar masih melanggar peraturan yang sudah ditetapkan maka akan dikarantina. 

Menurut Putra, pihaknya telah mengerahkan 200 personel untuk penindakan hukum bagi pelaku yang melanggar PSBB di Kota Palembang. 

Adapun sasarannya adalah masyarakat yang tidak mematuhi dan tidak disiplin dalam pelaksanaan PSBB. 

Sementara personil Satpol PP, TNI Polri dibagi dalam lima rute di wilayah Kota Palembang.

“Sasarannya adalah masyarakat yang berkumpul di pasar, pusat perbelanjaan, tempat tempat usaha, fasilitas umum dan aset aset pemerintah,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) New Normal
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top