Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Suntik Modal Rp100 Miliar ke Bank Sumut, Gubernur Edy: Tingkatkan Kinerja

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta PT Bank Sumut dapat meningkatkan kinerjanya pada tahun ini. Apalagi, pemprov telah melakukan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar kepada Bank Sumut.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 15 Mei 2020  |  12:50 WIB
Kantor Bank Sumut - Istimewa
Kantor Bank Sumut - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta PT Bank Sumut dapat meningkatkan kinerjanya pada tahun ini. Apalagi, pemprov telah melakukan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar kepada Bank Sumut.

Setelah penyertaan modal tersebut, porsi saham Pemprov Sumut dari 45,68 persen per 31 Desember 2019 menjadi 47,23 persen per 31 Maret 2020. Edy Rahmayadi berharap suntikan modal itu dapat meningkatkan peforma Bank Sumut.

"Kami minta manajemen PT Bank Sumut untuk dapat lebih meningkatkan kinerjanya," katanya saat membuka RUPS dan RUPSLB Bank Sumut, dikutip dari keterangan resmi pada Jumat (15/5/2020).

Total penyertaan modal ke dalam Bank Sumut sejak 2001-2016 mencapai Rp580,82 miliar. Hal ini tertuang dalam Pasal 3 Perda No 2 Tahun 2019 tentang penambahan penyertaan modal ke dalam PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Utara.

Pasal berikutnya menyebut nilai penambahan penyertaan modal ke dalam PT Bank Sumut yang bersumber dari APBD senilai total Rp783,84 miliar. Nilai penambahan penyertaan modal terdiri dari Rp283,84 miliar dalam APBD 2019 dan Rp500 miliar disetor dalam masa 5 tahun yang dianggarkan dalam APBD Provinsi Sumatra Utara.

Rapat yang juga diikuti oleh Wagub Musa Rajekshah, bupati dan walikota selaku pemegang saham, Ketua DPRD Provinsi Sumut, Kepala OJK Regional V Sumbagut, serta jajaran komisaris dan direksi Bank Sumut, juga memaparkan kinerja Bank Sumut sepanjang tahun lalu.

Bank Sumut berhasil membukukan laba sebesar Rp545 miliar pada 2019, naik 8,3 persen dibandingkan dengan perolehan pada tahun sebelumnya sebesar Rp503 miliar. Total aset juga tumbuh 12,9 persen, dari Rp28,1 triliun per Desember 2018 menjadi Rp31,7 triliun per Desember 2019.

Adapun, dana pihak ketiga Bank Sumut sebesar Rp25,1 triliun. Sementara itu, kredit yang disalurkan sebesar Rp23,7 triliun.

Corporate Secretary Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar menjelaskan agenda RUPS meliputi laporan keuangan PT Bank Sumut tahun buku 2019 dan laporan pengawasan dewan komisaris Bank Sumut tahun buku 2019.  

Adapun, agenda RUPS Luar Biasa meliputi pengesahan penerbitan saham triwulan Bank Sumut atas sejumlah modal yang telah disetor, penetapan Dana CSR Bank Sumut, serta penunjukan kantor akuntan publik untuk pemeriksaan umum (general audit) Bank Sumut tahun buku 2020 dan 2021. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank sumut gubernur sumut
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top