Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Kurir Lokal Tuai Berkah saat Pandemi Corona, Order Melonjak 60 Persen

Tak seperti layanan on demand yang populer, seperti Go-Jek dan Grab. Pelaku usaha jasa kurir lokal hanya memanfaatkan aplikasi pesan Whatsapp (WA) dalam menjalankan roda bisnisnya.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 29 April 2020  |  15:25 WIB
Pelanggan menerima pesanan dari kurir Nak Cepet Bae di Kota Palembang. Foto: istimewa
Pelanggan menerima pesanan dari kurir Nak Cepet Bae di Kota Palembang. Foto: istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG - Wabah Virus Corona atau Covid-19 sedikit-banyak telah mengubah rutinitas masyarakat perkotaan. Penerapan jaga jarak membuat hampir seluruh waktu tersita di rumah. Apalagi dengan adanya pemberlakuan belajar dan bekerja di rumah.

Selama masa pandemi ini pula, kini jasa kurir online lokal di Kota Palembang menuai berkah. Sejumlah usaha antar-jemput pesanan itu kebanjiran order lantaran warga sungkan beranjak dari rumah. 

Tak seperti layanan on demand yang populer, seperti Go-Jek dan Grab. Pelaku usaha jasa kurir lokal hanya memanfaatkan aplikasi pesan Whatsapp (WA) dalam menjalankan roda bisnisnya.  Bahkan rekap pemesanan pun masih dilakukan secara manual. 

Susmaini, 36 tahun, pemilik usaha Jasa Kurir Antar Pasti Pas (APP) mengaku ada peningkatan pesanan hingga 60 persen selama masa pandemi dibanding kondisi normal.

“Kurir-kurir saya bisa melayani 80 paket setiap hari. Ini karena orang takut keluar rumah, jadi belanja bisa diantar pakai jasa kurir,” katanya, Rabu (29/4/2020).

Usaha yang dirintis ibu 3 orang itu tergolong masih baru, yakni dimulai pada Januari 2020. Kala itu, Susmaini ingin memudahkan pengantaran dagangan yang ia jual secara online, yaitu makanan beku (frozen foods). 

Ramainya pesanan di tengah pandemi membuat Susmaini pun membutuhkan lebih banyak tenaga kurir. Berawal dari hanya 1 kurir, kini Susmaini mampu mempekerjakan 4 kurir tetap dan 1 kurir freelance. 

Pihaknya pun hanya mematok tarif Rp10.000 untuk setiap pengantaran tanpa menghitung jarak per kilometer, asalkan masih dalam wilayah Kota Palembang.

Wara-wiri kurir online juga dihadapi jasa kurir Nak Cepet Bae. Dengan tagline berbahasa daerah Palembang, ‘kami ambek, kami anter, kamu ladas’ usaha yang dijalani Anton Suhartono itu banjir pesanan.

Anton mengatakan pihaknya dapat melayani hingga 100 pesanan per hari. Jumlah itu telah meningkat drastis dibanding sebelum wabah corona melanda.

Dia mengemukakan sebetulnya usaha jasa tersebut sudah dijalankan sejak 6 bulan lalu.

“Tetapi memang order-an kami meningkat drastis selama masa di rumah saja ini, banyak yang minta antar barang dan makanan,” katanya.

Anton mengatakan dirinya mendapat ide usaha kurir lantaran bermula dari pengalaman pribadi. Eks pegawai perbankan itu lebih dulu menggeluti usaha kuliner yang dijual baik offline maupun online.

“Beberapa costumer saya ngeluh karena kadang mahal di-ongkir ketimbang belanjaannya, jadi saya berpikir kenapa tidak buka usaha kurir sendiri,” katanya,

Untuk memberikan layanan sempurna bagi pelanggannya, maka Anton pun melakukan diversifikasi usaha ke jasa kurir. Tak dinyana, langkah yang diambil pria berusia 36 tahun itu mendapat respon positif dari pelanggan. Apalagi, tarif kurir yang dipatok Anton tergolong murah, yakni mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 per pesanan.

Sama halnya dengan APP,  Nak Cepet Bae hanya memanfaatkan aplikasi messenger Whatsapp.

“Pemesan cukup mengirim WA ke kami, nanti akan dibalas pesan template berupa data penjemputan dan penerima yang tinggal diisi oleh pemesan,” katanya.

Kini Anton telah mempekerjakan 5 kurir untuk melayani antar-jemput pesanan se-antero Kota Palembang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang Virus Corona jasa kurir covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top