Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Corona Covid-19, Riau Siaga Darurat 30 Hari

Gubernur Riau Syamsuar telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor: Kpts.596/III/2020 tentang penetapan status siaga darurat bencana nonalam akibat virus corona di Provinsi Riau tahun 2020 pada Minggu (23/3/2020).
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  11:18 WIB
Gubernur Riau Syamsuar saat menjawab pertanyaan wartawan setelah mencanangkan Sensus Penduduk 2020 di Balai Serindit, Pekanbaru, Senin (17/2/2020). - Bisnis/Dwi Nicken Tari
Gubernur Riau Syamsuar saat menjawab pertanyaan wartawan setelah mencanangkan Sensus Penduduk 2020 di Balai Serindit, Pekanbaru, Senin (17/2/2020). - Bisnis/Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat bencana nonalam akibat penyebaran virus corona (Covid-19) selama 30 hari ke depan per 17 Maret 2020.

Gubernur Riau Syamsuar telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor: Kpts.596/III/2020 tentang penetapan status siaga darurat bencana nonalam akibat virus corona di Provinsi Riau tahun 2020 pada Minggu (23/3/2020).

"Dampak pandemi Covid-19 telah memperlambat ekonomi dunia secara masif dan signifikan, termasuk terhadap perekonomian Indonesia. Untuk itu, pemerintah telah dan terus melakukan langkah-langkah cepat untuk mengantisipasi beberapa dampak ini," katanya, Minggu (22/03/2020), seperti dikutip dari keterangan resmi.

Adapun, penetapan status darurat pada periode 17 Maret—15 April 2020 ini berdasarkan berbagai pertimbangan.

Pertama, dampak pandemi Covid-19 dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi secara masif dan signifikan.

Kedua, berdasarkan ketentuan pasal 1 ayat 3 UU Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, epidemi dan wabah penyakit merupakan bencana nonalam.

Ketiga, berdasarkan arahan Presiden pada 15 Maret 2020 di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat yang meminta kepada seluruh gubernur dan bupati serta wali kota untuk terus memonitor kondisi daerah dan terus berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah situasi serta terus berkonsultasi dengan Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) untuk menentukan status daerahnya siaga darurat atau tanggap darurat bencana non alam.

"Poin terakhir yaitu, bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud diatas, perlu menetapkan SK Gubernur tentang penetapan status siaga darurat bencana nonalam akibat virus Corona di Riau tahun 2020," tulis Syamsuar dalam SK tersebut.

Syamsuar menambahkan bahwa status siaga darurat nonalam ini bertujuan untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di Bumi Lancang Kuning. Adapun, segala biaya yang timbul akibat ditetapkan keputusan gubernur ini akan dibebankan ke APBN 2020 dan APBD 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top