Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tol Pekanbaru - Dumai Seksi 1 Ditarget Beroperasi Komersial Maret

PT Hutama Karya (Persero) menargetkan jalan tol Pekanbaru - Dumai seksi 1 yaitu ruas Pekanbaru - Minas sudah bisa beroperasi secara komersial pada Maret.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  12:11 WIB
aerial proyek pembangunan persimpangan jalan tol Pekanbaru-Dumai (Pekdum) Seksi 5-6 di Riau, Minggu (24/11) - Bisnis Himawan L Nugraha
aerial proyek pembangunan persimpangan jalan tol Pekanbaru-Dumai (Pekdum) Seksi 5-6 di Riau, Minggu (24/11) - Bisnis Himawan L Nugraha

Bisnis.com, PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) menargetkan jalan tol Pekanbaru - Dumai seksi 1 yaitu ruas Pekanbaru - Minas sudah bisa beroperasi secara komersial pada Maret.

Bambang Ismono, Manajer Pelaksana tol Pekanbaru Dumai Seksi 1 dan 2, menyampaikan saat ini pihaknya masih melakukan penyempurnaan untuk jalan tol Pekanbaru—Dumai seksi 1 (Pekanbaru - Minas) dengan panjang 9,50 kilometer tersebut.

“Sekarang sedang ada perbaikan, artinya penyempurnaan di tol Pekanbaru - Minas. Kemarin kan [dibuka] untuk fungsional saja ya.  Nah, ini kami lakukan penyempurnaan supaya bisa operasional,” kata Bambang kepada Bisnis.com, Rabu (22/1/2020).

Tol Pekanbaru - Dumai seksi 1 dioperasikan secara fungsional pada masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru (Nataru) 2020, yaitu mulai 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020.

Pada periode tersebut sebanyak 40.518 kendaraan golongan 1 (tidak termasuk bus) terpantau sudah  melintas.

Progres jalan tol Pekanbaru - Dumai secara keseluruhan menurut Bambang sudah mencapai 85 persen.

Diharapkan jalan tol sepanjang 131 kilometer ini bisa digunakan untuk operasional pada Mei 2020 bertepatan dengan libur lebaran.

Bambang menambahkan, saat ini seksi 5 dan 6 yang menyambungkan Duri - Dumai juga sudah hampir bisa dioperasikan secara fungsional.

Adapun permasalahan pembebasan lahan masih menjadi kendala di lapangan. Bambang menyebutkan masih ada sebagian lahan dan spot yang belum terbebaskan sehingga menghambat proses konstruksi.

“Justu yang di [seksi] tengah ini ada beberapa yang masih belum pembebasannya, masih di pengadilan, dan lainnya,” tutur Bambang.

Apabila jalan tol Pekanbaru - Dumai belum bisa beroperasi penuh pada Mei, setidaknya sudah bisa ruas yang bisa dioperasikan secara fungsional.

Nilai investasi pembangunan jalan tol Pekanbaru - Dumai tercatat mencapai Rp16 triliun. Jalan tol ini akan mempersingkat waktu tempuh kedua kota menjadi 2 jam 18 menit dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam.

Durasi tersebut lebih singkat dibandingkan dengan melalui jalan lintas Sumatra yagn memakan waktu hingga 5 jam perjalanan.

Sementara untuk pembangunan jalan tol Padang - Pekanbaru Bambang menyebut sudah mulai dilakukan groundbreaking untuk seksi Pekanbaru - Bangkinang. Adapun pembangunan jalan tol Padang - Pekanbaru dilakukan dalam 3 seksi yaitu Pekanbaru - Bangkinang, Bangkinang - Pangkalan, dan Padang - Sicincin.

“Dari sini sebentar lagi groundbreaking, karena ini masalah panlok [penetapan lokasi] dan lahan itu baru kelar sepertinya, yang sampai Pangkalan saja,” ujar Bambang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hutama karya hutama karya
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top