Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korban Jembatan Putus di Bengkulu Bertambah, Ini Daftar Namanya

Agus Wibowo, Kapusdatinkom BNPB, mengatakan bahwa update terbaru berdasarkan konfirmasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Senin (20/1/2010) pagi menyebutkan bahwa sudah ditemukan 3 orang yang hilang dalam kondisi meninggal. 
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 20 Januari 2020  |  14:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa berdasarkan perkembangan terbaru hingga Senin (20/1/2010), jumlah korban akibat jembatan putus yang diterjang banjir bandang di Bengkulu, bertambah. 

Seperti diketahui berdasarkan laporan sebelumnya, korban jembatan gantung Cawang di desa Manau 9 II Kec Padang Guci Hulu Kab Kaur yang putus akibat banjir bandang adalah 4 orang meninggal dan 6 orang hilang. 

Agus Wibowo, Kapusdatinkom BNPB, mengatakan bahwa update terbaru berdasarkan konfirmasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Senin (20/1/2010) pagi menyebutkan bahwa sudah ditemukan 3 orang yang hilang dalam kondisi meninggal. 

"Sehingga total korban meninggal 7 orang dan 3 orang hilang belum ditemukan," ujarnya, Senin (20/1/2020) siang.

Sejak Minggu malam, BPBD, TNI, POLRI, Basarnas, OPD terkait, dan relawan sudah bekerja untuk mencari korban yang hilang. Posko Darurat juga sudah didirikan di lokasi.

Sebelumnya, diketahui bahwa banjir bandang menerjang wilayah Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Minggu (19/1) pukul 15.00 WIB. 

Peristiwa tersebut diperkirakan mengakibatkan 4 jiwa meninggal dunia, 6 dinyatakan hilang dan 17 selamat setelah terjatuh dari Jembatan Gantung Cawang yang putus akibat terjangan banjir bandang.

Sebanyak 17 orang yang selamat ialah Arif bin Anudi warga Desa Bungin Tambun III, Cindi binti Arsono warga Desa Guru Agung, Candra bin Naya warga Bungin Tambun, Dili binti Sisan warga Desa Bungin Tambun III (dirawat di RSUD), Sofia Fadila binti Piang warga Desa Tanjung Kemuning III, Emi Astuti binti Yanato warga Desa Simpang III, Sherli Oktafia binti Janawarsya warga Kelurahan Simpang Tiga, Agung bin Darmawan warga Desa Pagar Alam, Aldi bin Utik warga Desa Pagar Alam.

Kemudian Ranti bin Tawan warga Desa Tanjung Iman I, Cici binti Julianto warga Desa Bungin Tambun III, Melia warga Desa Bungin Tambun II, Emizer bin Hinterman warga Desa Pulau Panggung, Guntara bin Musirman warga Desa Pulau Panggung, Binten bin Litusman warga Desa Pulau Panggung, Andi bin Amru warga Desa  Pulau Panggung dan Dendi bin Sanawi warga Desa Pulau Panggung.

Menurut laporan sementara dari BPBD Kabupaten Kaur, banjir bandang tersebut dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir.

BPBD Kabupaten Kaur telah mendirikan posko darurat pencarian di lokasi kejadian. Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan pemerintah daerah setempat masih terus melakukan upaya pencarian bersama. "Sementara itu, jumlah kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa banjir bandang masih dalam proses pendataan," ujarnya.

Sejumlah nama korban yang meninggal tersebut yakni: 
1. Emilia binti Minut, Desa Manau 9 II
2. Yeni binti Kamharudin, Desa Manau IX 2
3. Pio bin Didi, Desa Bungin Tambun
4. Peri Rahman bin tisri, Desa Pulau Panggung
5. Migi bin Jon Armada, Desa Rigangan
6. Mika binti Sus, Desa Bungin Tambun 3
7. Viki bin Ida, Desa Pulau Panggung

Adapun nama nama korban tang masih dalam pencarian adalah :

1. Intan Guspani binti Indi, Desa Bungin Tambun 2 
2. Gok bin Junar, Desa Tanjung Ganti 1
3. Ipan bin Ujang , Desa Pulau Panggung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb basarnas bengkulu
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top