September 2019, Tingkat Okupansi Hotel Sumut Belum Optimal

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara rata-rata okupansi hotel berbintang sebesar 44,29% pada September 2019, meskipun angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 43,40%.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 06 November 2019  |  17:58 WIB
September 2019, Tingkat Okupansi Hotel Sumut Belum Optimal
/Ilustrasi

Bisnis.com, MEDAN-- Tingkat keterisian kamar hotel atau okupansi Sumatra Utara (Sumut) belum optimal atau menunjukan tren penurunan pada September 2019.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara rata-rata okupansi hotel berbintang sebesar 44,29% pada September 2019, meskipun angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 43,40%.

Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi menjelaskan pertumbuhan tingkat okupansi hotel berbintang di Sumut belum signifikan. Pasalnya, okupansi rata-rata hotel berbintang hanya meningkat 0,89% atau menjadi 44,29% pada September 2019 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Bisa dibilang mengkhawatirkan karena setengahnya saja tidak terisi penuh,padahal Sumut memiliki destinasi wisata yang potensial,” kata Syech dikutip Rabu (6/11/3019).

Pada September 2019, dia mengatakan keterisian tertinggi pada hotel bintang 5 yakni mencapai 60,51%, sedangkan tingkat keterisian terendah terjadi pada hotel bintang 2 yang hanya mencapai 29,71%. Jika dibandingkan dengan September tahun lalu, penurunan terjadi pada hotel bintang 2 sebesar 7,10 poin, dan hotel bintang 3 sebesar 7,39 poin. Sementera hotel bintang 1, 4, dan 5 mengalami peningkatan masing masing, 10,17 poin, 14,94 poin, dan 3,29 poin.

Selain itu, dia menjelaskan rata-rata lama menginap tamu asing dan domestic pada September 2019 mencapai 1,48 hari, atau mrnalami kenaikan 0,12 poin jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top