Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inflasi Riau Masih Dipengaruhi 'Volatile Food' Terutama Cabai

Bank Indonesia Perwakilan Riau menyatakan sampai saat ini angka inflasi di daerah itu, masih dipengaruhi sebagian besar oleh komoditas bahan makanan atau volatile food.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 05 Oktober 2019  |  11:23 WIB
Ilustrasi. - Antara/Muhammad Adimaja
Ilustrasi. - Antara/Muhammad Adimaja
Bisnis.com, PEKANBARU — Bank Indonesia Perwakilan Riau menyatakan sampai saat ini angka inflasi di daerah itu, masih dipengaruhi sebagian besar oleh komoditas bahan makanan atau volatile food. 
 
Kepala Tim Pengembangan Ekonomi BI Riau Iskandar mengatakan pemicu hal itu salah satunya karena kebiasaan masyarakat, yaitu lebih suka membeli cabai segar.
 
"Setelah diteliti mengapa ya cabai ini tidak bisa diganti dengan cabai kemasan, ternyata taste orang Riau enggak cocok dengan kemasan, tetap mencari cabai segar apalagi cabai bukit [Bukittinggi]," ujarnya saat kegiatan Capacity Building BI Riau, Sabtu (5/10/2019).
 
Pengaruh cabai ke angka inflasi menurut dia, sangat besar. Terbukti bila harga cabai naik, angka inflasi Riau akan mengikuti. Begitu pula saat harganya rendah, Riau mengalami deflasi.
 
Fluktuasi harga ini, disebabkan Riau bergantung pada suplai cabai merah dari daerah lain seperti dari Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Jawa. Akibatnya bila suplai tersendat harganya akan naik, namun bila suplai melimpah harganya akan terus turun.
 
Seperti September 2019 lalu, Riau mengalami deflasi 0,3 persen dan cabai menjadi komoditas utama penyumbang deflasi daerah itu.
 
Selain cabai, ada juga komoditas volatile food lain di Riau, yaitu bawang merah, daging ayam ras, hingga jengkol.
 
Keempat bahan makanan itu menjadi bahan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat setempat.
 
"Dari data kami juga terlihat grafik inflasi Riau itu terutama dari bahan makanan, setelah itu diikuti makanan jadi," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi riau harga cabai
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top