Tradisi Sedekah Kampung Desa Kundi Jadi Ikon Pariwisata

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menginginkan tradisi sedekah kampung sebagai ikon pariwisata Desa Kundi, Kabupaten Bangka Barat, dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  07:43 WIB
Tradisi Sedekah Kampung Desa Kundi Jadi Ikon Pariwisata
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ezaldi Rosman Djohan (berbaju putih) berfoto bersama dengan warga saat menghadiri sedekah kampung di Desa Kundi. - Antara/Aprionis

Bisnis.com, MUNTOK – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menginginkan tradisi sedekah kampung sebagai ikon pariwisata Desa Kundi, Kabupaten Bangka Barat, dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa di daerah itu.

"Saya mengapresiasi masyarakat Kundi yang telah melestarikan adat sedekah kampung ini, karena dinilai sangat positif untuk melestarikan budaya daerah," kata Erzaldi Rosman Djohan, saat menghadiri sedekah kampung Desa Kundi, Minggu (25/8/2019).

Dia berharap tradisi tahun depan dapat dilaksanakan di lapangan terbuka dan kegiatannya diperpanjang beberapa hari, supaya dapat dimanfaatkan oleh UMKM setempat untuk berjualan beragam produknya, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain itu, tradisi sedekah kampung ini jangan menonjolkan hiburan semata, karena dikhawatirkan kekhasan dan makna dari budaya sedekah kampung ini pudar.

"Sedekah Kampung Desa Kundi ini diharapkan menjadi ikon daerah yang mendatangkan wisatawan ke Desa Kundi," lanjut Erzaldi.

Ketua Panitia Kegiatan Sedekah Kampung Desa Kundi, Bidun, mengatakan tradisi ini digelar setelah selesai panen dan dilakukan secara turun temurun, sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT, atas hasil pertanian.

"Masyarakat selesai panen biasanya melakukan khitanan, pernikahan, khatam Alquran, sehingga dilaksanakan sedekah kampung," ucapnya.

Menurut dia, dalam sedekah kampung ini, masyarakat dihibur dengan tradisi setempat yakni silat, kesenian dambus, serta hiburan lainnya.

"Pada kesempatan ini kita memberikan baju terbuat dari kulit kayu kepur baju adat Suku Tapik kepada gubernur dan tamu undangan lainnya, sebagai bentuk terima kasih dan penghormatan kepada orang nomor satu di provinsi ini," kata Bidun.

Sedekah Kampung Kundi tersebut, juga dihadiri Dirpamovit Polda Babel Yusmanjaya, Kepala Dinas Parawisata Babel Rivai, dan disambut Bupati Bangka Barat Markus, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, bangka belitung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top