Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur Riau Usulkan Perjalanan Dinas Transit Malaysia

Pemprov Riau mengajukan usulan kepada pemerintah pusat, agar perjalanan dinas bagi pegawai negeri sipil diizinkan lewat penerbangan transit ke negara tetangga Malaysia atau Singapura.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  15:36 WIB
Bandara Sultan Syarif Kasim II. - dipenda.pekanbaru.go.id
Bandara Sultan Syarif Kasim II. - dipenda.pekanbaru.go.id
Bisnis.com, PEKANBARU — Pemprov Riau mengajukan usulan kepada pemerintah pusat, agar perjalanan dinas bagi pegawai negeri sipil diizinkan lewat penerbangan transit ke negara tetangga Malaysia atau Singapura.
 
Gubernur Riau Syamsuar mengatakan dengan langkah itu, harga tiket pesawat antar provinsi misalnya Pekanbaru-Jakarta bisa lebih murah dibandingkan penerbangan langsung.
 
"Perjalanan dinas untuk ASN kan sudah ada pagunya di APBD, kalau tiket mahal tentu akan besar lagi anggarannya, makanya kami ajukan ke pusat kalau diizinkan boleh melalui negeri seberang, bisa transit Malaysia dan Singapura," katanya Senin (17/6/2019).
 
Dia menyatakan upaya itu dilakukan supaya bisa melakukan penghematan anggaran daerah.
 
Salah satu contohnya menurut Syamsuar, saat dirinya terbang ke Bangkok, Thailand dengan transit di Singapura, biaya tiketnya hanya Rp2,2 juta. Sedangkan untuk tiket Pekanbaru-Jakarta, biaya tiket bisa sampai Rp6 jutaan.
 
Pihaknya berharap usulan yang diajukan ke pemerintah pusat ini bisa diizinkan, sehingga pemda bisa menghemat anggaran di tengah tingginya harga tiket pesawat.
 
"Sekarang masih menunggu izin dari Menteri Perekonomian," katanya.
 
Adapun saat ini harga tiket Pekanbaru-Jakarta berada di angka mulai Rp1,3 jutaan untuk kelas ekonomi. Tarif ini sudah naik dua kali lipat dari posisi sama tahun lalu yang dijual mulai Rp600.000 sekali terbang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top