Relawan Peduli Api Optimalkan Pencegahan Karhutla di Aceh

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh membentuk relawan Masyarakat Peduli Api untuk mengoptimalkan upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  23:53 WIB
Relawan Peduli Api Optimalkan Pencegahan Karhutla di Aceh
Suasana kebakaran lahan gambut di Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (30/1/2019). - Antara/Syifa Yulinnas

Bisnis.com, MEULABOH – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh membentuk relawan Masyarakat Peduli Api untuk mengoptimalkan upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat.

"Melalui upaya ini kita bersama KPH wilayah Aceh berharap dapat semakin meningkatkan peran masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan," kata Kabid Perlindungan dan Konservasi Alam DLHK Aceh Muhammad Daud.

Hal itu disampaikan di sela-sela sosialisasi pembentukan Masyarakat Peduli Api untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan, yang berlangsung di Pesantren Darul Huda Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Daud menyatakan bahwa masyarakat peduli api merupakan mitra pemerintah yang terbentuk dari berbagai elemen yang tujuan utamanya adalah mengoptimalkan peran masing-masing dalam pengendalian karhutla.

"Karena deteksi dini karhutla harus dilakukan oleh masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian. Untuk tetap siaga dengan kondisi cuaca panas melanda pada siang hari," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Darmawan, menyampaikan di daerah setempat terdapat beberapa titik lokasi yang rawan karhutla dan selalu terjadi pada saat cuaca panas.

Peserta berjumlah 50 orang terdiri dari Kapolsek Johan Pahlawan, Danramil Johan Pahlawan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Barat, kepala desa dari kawasan rawan karhutla.

Adapun beberapa desa yang dipetakan rawan karhutla yakni Desa Suak Raya, Lapang dan Leuhan Kecamatan Johan Pahlawan, kemudian Desa Cot Seumereng dan Cot Mesjid Kecamatan Samatiga.

Selanjutnya Desa Ujong Tanoh Darat dan Peunaga Cut Ujong Kecamatan Meureubo, Desa Seunebok Teugoh Kecamatan Arongan lambalek dan Desa Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

"Kami berharap adanya kebijakan dari tingkat kabupaten semacam peraturan bupati (perbup) untuk memungkinkan pengadaan sarana prasarana penanganan karhutla dengan dana desa," tambah Kepala Desa Cot Seumeureung, dalam kegiatan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Karhutla

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top