Jamkrindo Palembang Bukukan Penjaminan Rp5,2 Triliun

Perum Jamkrindo Cabang Palembang mencatat penjaminan senilai Rp5,2 triliun atau melampaui target sebesar 128% yang dipatok perusahaan senilai Rp4,1 triliun pada tahun lalu.
Dinda Wulandari | 21 Februari 2019 16:10 WIB
Karyawan Jamkrindo memberikan penjelasan mengenai produk penjaminan kredit kepada calon nasabah, di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, PALEMBANG – Perum Jamkrindo Cabang Palembang mencatat penjaminan senilai Rp5,2 triliun atau melampaui target sebesar 128% yang dipatok perusahaan senilai Rp4,1 triliun pada tahun lalu.

Kepala Cabang Perum Jamkrindo Palembang, Heryanto Nugroho, mengatakan perolehan kinerja tersebut didominasi oleh penjaminan di sektor kredit fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) mencapai 51% dari total penjaminan.

"Meski FLPP mendominasi namun ada sektor yang kami catat tumbuh signifikan sebesar 50% yakni suretyship," katanya, Kamis (21/2/2019).

Dia mengemukakan tahun ini, target penjaminan yang harus diraih mencapai Rp5,2 triliun. Seiring peningkatan nilai penjaminan itu, kata Heru, pihaknya mendapat tantangan untuk menangani pengajuan klaim dari mitra.

Sepanjang tahun lalu, jumlah pengajuan klaim dari mitra turut meningkat 10%-20% jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pengajuan besaran klaim yang masuk pada tahun lalu mencapai Rp45 miliar. Didominasi di sektor penjamian kredit perbankan khususnya KUR, dan proyek yang berasal dari anggaran pemerintah," katanya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Jamkrindo menerapkan caranya lebih selektif memberikan penjaminan. Pasalnya, kas yang disiapkan untuk klaim pun hanya Rp3,9 miliar.

Menurut Heryanto, tantangan industri penjamian di tahun ini juga terbilang cukup berat, baik dari internal maupun eksternal. Oleh karena itu perlu inovasi untuk mendukung pencapaian rencana target penjamian.

Salah satunya, Jamkrindo akan mulai menggarap penjaminan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang berada di Sumsel.

“Selama ini kami memang tidak menggarap sektor penjaminan tersebut,” katanya.

Kemudian, akan memperluas sosialisasi pengenai manfaat dari produk-produk penjaminan yang dimiliki Jamkrindo. Apalagi banyak mitra baru yang kini sudah bergabung.

Contohnya sejumlah distributor dari Semen Baturaja. Selain itu, melakukan kewajiban terhadap mitra khusunya mengenai klaim, dengan begitu kerjasama yang terjalin akan lebih baik.

"Yang tak kalah pentingnya juga meningkatkan sinergi antar BUMN," katanya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
palembang, jamkrindo

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup