Antisipasi Banjir, Pemkot Bandar Lampung Bakal Bangun Talud Baru

Wali Kota Bandar Lampung Herma HN mengatakan Pemkot segera membangun talud baru untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  06:14 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Bandar Lampung Bakal Bangun Talud Baru
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN meninjau korban banjir di Rajabasa Raya, Kota Bandar Lampung, pada Minggu (17/2/2019). - Antara/Samino Nugroho

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Herma HN mengatakan Pemkot segera membangun talud baru untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.

"Untuk mencegah ataupun mengurangi luapan air, kita akan bangun talud, namun harus direncanakan terlebih dahulu," ujarnya di Bandar Lampung, ibu kota Provinsi Lampung, Senin (18/2/2019).

Dia menjelaskan dalam pembangunan talud baru, tidak bisa sembarangan dan asal bangun, namun harus dimasukkan terlebih dahulu dalam APBD. "Setelah masuk anggaran, kita akan mulai tender dan langsung dibangun," kata Herman.

Wali Kota menambahkan dalam pembangunan tersebut Pemkot akan melakukannya secara bertahap, karena tidak semua talud bisa dibangun sekaligus.

Sementara itu, diberitakan banjir yang terjadi pada Sabtu (16/2) malam yang merendam sebagian wilayah Teluk Betung Selatan (TBS), salah satu penyebabnya dikarenakan luapan air dari Way (Sungai) Belau.

Menanggap hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bandar :ampung, Iwan Gunawan mengatakan bahwa untuk menormalisasi sungai tersebut pihaknya hanya bisa mengajukan permohonan kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, karena sungai tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

"Kita akan coba kirim surat Ditjen SDA untuk meminta normalisasi sungai, dikeruk dengan alat berat," kata Iwan.

Dia menambahkan untuk saat ini pihaknya telah melakukan pembersihan siring, talud, dan lainnya, untuk mengantisipasi banjir akibat dari tumpukan sampah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banjir, lampung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top