Bangka Tengah Terapkan Integrasi Sawit - Sapi

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tahun ini mulai menerapkan program integrasi sawit-sapi secara masif kepada para petani di daerah itu.
Newswire | 08 Januari 2019 18:04 WIB
Ilustrasi peternakan sapi - Antara

Bisnis.com, KOBA, Bangka Belitung - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tahun ini mulai menerapkan program integrasi sawit-sapi secara masif kepada para petani di daerah itu.

"Integrasi sawit-sapi merupakan program di sektor pertanian dan peternakan dalam rangka meningkatkan produksi TBS dan populasi hewan ternak," kata Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh di Koba, Selasa (8/1/2019).

Dia menjelaskan program integrasi sawit-sapi tersebut menguntungkan peternak sapi karena pelepah sawit bisa dijadikan pakan sementara kotoran dan urine sapi bisa dijadikan pupuk tanaman.

"Kami mendorong dan mengajak para petani dan peternak di daerah ini untuk menerapkan program tersebut, kami juga sudah menggandeng pihak akademisi dari perguruan tinggi terkemuka untuk membantu mengembangkan program strategis ini," ujarnya.

Para petani dan peternak juga diminta untuk mempelajari ilmu terkait pola integrasi sawit-sapi dari para penyuluh yang sudah berpengalaman di bidangnya.

"Sekarang ini pola pikir para petani harus diubah dari pola tradisional menjadi moderen, bisa menerima perubahan dan perkembangan teknologi yang ada," ujarnya.

Ibnu Saleh meyakini warga yang benar-benar tekun bergerak di sektor pertanian dan peternakan akan mampu mendatangkan kesejahteraan keluarga.

"Sektor pertambangan bijih timah baru sekarang menjadi andalan warga untuk meningkatkan perekonomian, kalau orang tua kita dulu mengandalkan pertanian dan perkebunan untuk bisa sejahtera dan menyekolahkan anak mereka hingga menjadi orang sukses," ujarnya.

Sumber : Antara

Tag : sawit, sapi
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top