Jelang Tahun Baru, Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik

Permintaan sayur mayur khususnya cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meningkat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Desember 2018  |  18:36 WIB
Jelang Tahun Baru, Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik
Ilustrasi cabai - Reuters

Bisnis.com, PANGKALPINANG – Permintaan sayur mayur khususnya cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meningkat, sebagai dampak permintaan yang naik seiring dengan persiapan masyarakat menyambut Tahun Baru 2019. 

"Saat ini stok bumbu masak seperti cabai, bawang, tomat dan lainnya masih cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat yang mulai meningkat," kata salah seorang pedagang sayur mayur Aminah di Pangkalpinang, Minggu (30/12/2018).

Dia menjelaskan permintaan bumbu masak yang meningkat ini berdampak langsung terhadap harga yang mengalami kenaikan.

Aminah memberi contoh harga cabai merah naik Rp48.000 dari Rp30.000 per kilogram. Demikian juga harga cabai rawit naik menjadi Rp60.000 dari Rp45.000 per kilogram, bawang merah naik Rp32.000 dari Rp25.000 per kilogram, bawang putih naik Rp25.000 dari Rp20.000 perkilogram dan tomat naik Rp14.000 dari Rp5.000 per kilogram.

"Kenaikan harga masih sebatas wajar, karena stok masih mencukupi hingga 3 hari ke depannya," ujarnya.

Dia memperkirakan permintaan bumbu masak ini akan terus mengalami peningkatan hingga malam perayaan tahun baru, karena pada malam perayaan itu masyarakat mempersiapkan berbagai makanan, membakar ayam bakar, ikan, dan lainnya.

"Diperkirakan harga tidak naik tinggi, karena pasokan dari distributor masih berjalan lancar," kata Aminah.

Demikian juga Pendi, pedagang sayur mayur lainnya, mengatakan permintaan cabai, bawang dan lainnya mengalami peningkatan.

"Alhamdulillah sayur mayur yang dijual banyak yang laku, tidak seperti hari biasanya yang sepi pembeli," ujar Pendi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga cabai

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top