Beras Asal Sumsel Ekspansi ke Jawa dan Kalimantan

PT Belitang Panen Raya, produsen Beras Raja, bakal melakukan ekspansi ke sejumlah wilayah di Tanah Air seiring adanya kerjasama pemasaran dengan peritel nasional dan pembangunan pabrik baru.
Dinda Wulandari | 29 November 2018 14:45 WIB
Aktivitas pedagang beras lokal di Pasar Tradisional - Bisnis/Arief Rahman

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Belitang Panen Raya, produsen Beras Raja, bakal melakukan ekspansi ke sejumlah wilayah di Tanah Air seiring adanya kerjasama pemasaran dengan peritel nasional dan pembangunan pabrik baru.

Pemimpin PT Belitang Panen Raya (BPR), Johan Winarta, mengatakan selama ini beras asli Sumsel itu hanya dipasarkan untuk wilayah provinsi itu.

"Kami sudah teken kontrak tahun depan sudah masuk minimarket dan akan dijual se Indonesia," kata Johan usai audiensi dengan gubernur Sumsel, Rabu ( 28/11/2018).

Dia mengatakab saat ini pihaknya sudah memiliki dua pabrik yaitu di Palembang dan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. 

Dari kedua pabrik ini setiap tahun sedikitnya 100 ton beras mereka produksi untuk memasok ke sejumlah pasar di tanah air. Salah satunya ke Batam, Jawa Timur, Solo, Yogyakarta hingga Kalimantan.

"Beras Raja kita sangat beda dari beras lain karena Sumsel punya irigasi terbesar di OKU, ini yang bikin nasi kita lebih enak," ujarnya.

Selain itu, Johan menambahkan, karena  struktur tanahnya juga bagus makanya beras ini enak daripada beras lain. 

Dia melanjutkan melihat permintaan pasar yang terus meningkat, pihaknya mematok kenaikan produksi dari 100 ton menjadi 150 ton per tahun. Bahkan dalam waktu dekat mereka juga akan melebarkan sayap dengan membangun pabrik ke Indonesia bagian Timur.

Di tempat yang sama Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi langkah PT BPR selaku produsen Beras Raja. Meskipun awalnya pendirian pabrik banyak tantangannya, namun kini berhasil bersaing di tingkat nasional dengan beras produksi dari daerah lainnya.

"Sedikit demi sedikit image terbangun karena kualitas beras Belitang memang bagus. Ini komitmen saya terhadap pertanian, makanya saya teliti mulai dari nama. Makanya beras itu harus pakai nama Belitang. Ini Harus jadi contoh daerah lain, apapun produk unggulannya labelnya harus pakai nama sendiri," katanya.

Deru memaparkan tantangan PT.BPR mempopulerkan beras terseut sangat tidak mudah karena dulu image beras belitang sangat negatif. Selain berkutu, dulu beras Belitang terkenal banyak bercampur batu.

"Dulu jemurnya di pinggir jalan, sekarang tidak lagi. Alhamdulillah image nya sekarang berubah dan Beras Belitang bisa terkenal. Makanya kita harus bangga dengan keunggulan daerah masing-masing," katanya.

Menurut Deru sejak awal dirinya berkomitmen membawa nama daerah untuk setiap produk yang diunggulkan. Sehingga jika produk tersebut dikenal maka akan membawa nama baik daerah itu sendiri.

Tag : sumsel, produksi beras
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top