KAI Sosialisasikan Keselamatan dengan Tokoh Kartun

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang bekerja sama dengan Railfans Baradipta kembali menyosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api dan berlalu lintas di perlintasan KA Hos Cokroaminoto, Bandarlampung, Minggu.
Newswire | 25 November 2018 15:56 WIB
Pemudik kereta api Rajabasa tujuan Bandar Lampung-Palembang tiba di Stasiun Kertapati, Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (29/6). - ANTARA /Nova Wahyudi

Bisnis.com, BANDARLAMPUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang bekerja sama dengan Railfans Baradipta kembali menyosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api dan berlalu lintas di perlintasan KA Hos Cokroaminoto, Bandarlampung, Minggu.

"Sosialisasi kali ini sedikit berbeda dengan sebelumnya, karena komoditas Railfans mengenakan kostum super hero dan tokoh kartun Micky Mouse," kata Manajer Humas Divre IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo, di Bandarlampung, Minggu (25/11/2018), seperti dilaporkan Antara.

Ia menyebutkan, kedua tokoh kartun ini melakukan aksi dengan membentangkan spanduk berisi tulisan ajakan dan imbauan mematuhi aturan berlalu lintas saat melintasi rel kereta api yang sebidang dengan badan jalan.

Mereka, kata dia, mengatur arus lalu lintas kendaraan, pembagian brosur, dan juga pembagian PIN keselamatan.

Dia mengatakan pihaknya merasa perlu menyosialisasi keselamatan berlalu lintas di seluruh perlintasan di Bandar lampung.

"Pada dasarnya sosialisasi yang dilakukan ini lebih pada imbauan kepada masyarakat pengguna jalan raya yang akan melintasi pintu perlintasan agar lebih waspada dan berhati-hati saat melintasi pintu perlintasan kereta, apa lagi perlintasan liar," ujarnya.

Sapto menambahkan, salah satu penyebab kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa adalah lalainya masyarakat memperhatikan perlintasan rel kereta api.

"Pengendara tidak tengok kanan-kiri serta masih adanya pengendara yang menerobos perlintasan walaupun jelas-jelas sudah ditutup. Kewaspadaannya kurang," tambahnya.

Apalagi, kata Sapto, jika akan menyeberang di perlintasan sebidang di pintu perlintasan tidak resmi. Artinya pintu perlintasan yang tidak ada kelengkapan pengaman seperti perlintasan resmi, misalnya, tidak ada alarm, palang pintu otomatis, pengatur perlintasan, dan lain-lain.

"Maka di sini perlu kewaspadaan dan kehati-hatian karena menyangkut perjalanan kereta api dan perlintasan kendaraan," ujarnya.

Dalam kegiatan ini, pihaknya masih dibantu oleh para relawan Railfans Baradipta yang ikut melakukan sosialisasi sekitar 20 orang, mereka melakukan imbauan dan sosialisasi selama dua jam mulai dari pukul 10.00 sampai 12.00 WIB. "Perlintasan kereta api lain juga menjadi perhatian kami. Nanti kami bergerak di wilayah Divre IV lainnya. Mudah-mudahan masyarakat bisa tambah kesadarannya untuk lebih berhati-hati apa lagi melintasi perlintasan kereta api,"

Sumber : Antara

Tag : kereta api
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top