Peringati Hubungan Indonesia-Jepang, APP Tanam 10.000 Pohon

Puluhan warga Jepang dan Indonesia menanam bibit pohon meranti di kawasan hutan Kabupaten Siak untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang.
Lili Sunardi | 07 September 2018 23:00 WIB
Tanam pohon - zululand observer

Bisnis.com, SIAK - Puluhan warga Jepang dan Indonesia menanam bibit pohon meranti di kawasan hutan Kabupaten Siak untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang.

Kegiatan penanaman 10.000 bibit pohon meranti yang merupakan tanaman asli dari hutan alam tersebut diinisiasi oleh Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas bersama perwakilan bisnis kedua negara, the International Tropical Timer Organization (ITTO), Japan Agency for Environmental Business, dan pemerintah daerah.

Riva Rovani, Atase Kehutanan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, mengatakan hubungan Indonesia-Jepang terus berkembang tiap tahunnya. Tahun lalu, Jepang menjadi salah satu negara yang paling banyak melakukan investasi di Indonesia.

“Indonesia membutuhkan pasar Jepang, begitu juga Jepang membutuhkan sumber daya alam dari Indonesia,” katanya, Jumat (7/9/2018).

Riva menuturkan Indonesia perlu belajar banyak dari Jepang dalam hal menanam pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. Pasalnya, negara tersebut telah mampu menanam pohon dengan memperhitungkan keharmonisan, keberlanjutan, dan menggunakan teknologi modern.

Tan Ui Sian, Chairman Sinar Mas Jepang, mengatakan aksi penanaman bibit pohon menjadi salah satu upaya  mempererat hubungan Indonesia-Jepang. Apalagi, saat ini perusahaan yang dipimpinnya telah menguasai 20% pangsa pasar kertas fotokopi di Jepang.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SGDs) yang telah diadopsi oleh negara-negara di dunia.

“Selain memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Jepang, penanaman pohon ini juga berkontribusi terhadap tiga dari 17 tujuan utama SDGs, yakni mitigasi perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, dan mendukung kehidupan masyarakat,” katanya.

Mitsunori Kamiya, Chairman of Japan Agency for Environmental Business, meminta kepastian kelanjutan dari kegiatan penanaman bibit pohon tersebut agar tidak mati atau hilang begitu saja.

“Selama ini banyak kegiatan hanya menitikberatkan kepada penanaman pohon. Padahal yang tidak kalah penting adalah memastikan pohon itu dapat tumbuh dengan baik setelah ditanam,” katanya.

Dia juga menyebut inisiasi APP Sinar Mas melakukan penanaman 10.000 bibit pohon meranti sangat penting untuk mendapatkan penilaian masyarakat dan pasar di Jepang.

Tag : sinar mas land
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top