Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Operasi Ketupat Toba Dimulai, Jumlah Penumpang Pesawat Naik Tajam

Polda Sumut mencatat terjadinya peningkatan traffic perjalanan udara pada hari pertama Operasi Ketupat Toba 2018 pada Kamis (7/6/2018) dibandingkan dengan Operasi Ramadniya Toba 2017.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 08 Juni 2018  |  03:44 WIB
Bandara Kualanamu - Antara/Irsan Mulyadi
Bandara Kualanamu - Antara/Irsan Mulyadi

Bisnis.com, MEDAN– Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) mencatat terjadinya peningkatan traffic perjalanan udara pada hari pertama Operasi Ketupat Toba 2018 pada Kamis (7/6/2018) dibandingkan dengan Operasi Ramadniya Toba 2017.

Berdasarkan data dari Polda Sumut, jumlah keberangkatan penumpang pesawat di Medan, Sumatra Utara mencapai 3.063 orang atau meningkat hingga 440% dibandingkan dengan hari pertama operasi Ramadniya tahun lalu. Adapun jumlah kedatangan meningkat 275,96% menjadi 2.440 orang.

Sementara itu, jumlah keberangkatan dan kedatangan melalui terminal tercatat turun hingga lebih dari 15%.

Keberangkatan melalui terminal pada hari pertama operasi Ketupat Toba 2018 tercatat 9.398 orang, sementara pada Operasi Ramadniya tahun lalu tercatat 11.338 orang yang berangkat melalui terminal.

Begitu pula kedatangan melalui terminal.yang turun sekitar 17.52% dari 10.490 orang menjadi 8.652 orang.

Tak berbeda dengan keberangkatan melalui terminal, jumlah pengguna kereta pada hari pertama operasi juga tercatat menurun 10,29% untuk keberangkatan dari 3.326 menjadi 2.903 orang dan 19.89% untuk kedatangan dari 3.237 menjadi 2.593 orang.

Sejauh ini, belum ditemukan adanya tindakan kriminal selama operasi sementara angka kecelakaan terjadi satu kali dengan satu orang korban luka berat dan kerugian sekitar Rp2 juta.

"Angka kecelakaan nihil," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP M. P. Nainggolan pada Kamis (7/6/2018).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

operasi ketupat arus mudik
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top