Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebutuhan Uang Kartal di Medan Diprediksi Naik 15%

Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Utara memprediksi kebutuhan uang kartal jelang Ramadan dan Idulfitri akan mencapai Rp4,1 triliun untuk Kota Medan atau meningkat 15% dibandingkan dengan kebutuhan tahun lalu.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 11 Mei 2018  |  17:47 WIB
Kebutuhan Uang Kartal di Medan Diprediksi Naik 15%
Ilustrasi - Bisnis.com/Endang Muchtar
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN – Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Utara memprediksi kebutuhan uang kartal jelang Ramadan dan Idulfitri akan mencapai Rp4,1 triliun untuk Kota Medan atau meningkat 15% dibandingkan dengan kebutuhan tahun lalu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara Arief Budi Santoso menyebutkan peningkatan kebutuhan uang kartal ini didorong oleh kebutuhan masyarakat yang juga semakin meningkat.

Untuk itu, pihaknya akan menerapkan sejumlah langkah guna memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat selama masa puasa dan Lebaran.

“Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut akan melaksanakan enam strategi pelayanan penukaran uang pecahan kecil kepada masyarakat,” kata Arief pada Jumat (11/5/2018).

Salah satu strategi yang dilakukan adalah pembukaan 50 loket layanan penukaran bekerja sama dengan sembilan bank yakni Bank Mestika, Bank Mandiri, Bank Sumut, BRI, BNI, Mega, BTN, Permata, dan ANZ.

Kesembilan perbankan di atas juga membuka layanan penukaran menggunakan kartu debit seperti yang telah berjalan sejak 7 November 2013.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya saat menjelang hari besar keagamaan, terdapat perlakuan khusus berupa jadwal penukaran yang dilakukan setiap Selasa dan Kamis dengan layanan penukaran yang Hasil Cetak Sempurna.

Selain itu, Bank Indonesia bekerja sama dengan bank tersebut juga menyediakan layanan penukaran kas mobil yang dipusatkan di Lapangan Benteng yang akan dilayani oleh 15 mobil bank dan satu mobil Bank Indonesia.

“Pelaksanaan layanan ini akan dimulai pada 28 Mei sampai dengan 7 Juni 2018,” kata Arief.

Sementara itu, Bank Indonesia bekerja sama dengan bank-bank tersebut juga akan menyediakan layanan kas keliling mobile di pasar-pasar tradisional serta sejumlah instansi di Medan dan sekitarnya.

Penukaran di layanan melalui layanan kas mobil baik di Lapangan Benteng maupun kas keliling dibatasi maksimal Rp3,7 juta per orang dengan perincian pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, dan Rp2.000 masing masing satu pak.

Meski demikian, Arief mengatakan berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pihaknya akan menyiapkan lebih banyak pecahan Rp5.000 dibandingkan dengan Rp2.000 menyusul permintaan yang meningkat.

Adapun layanan perbankan akan dilaksanakan dalam 15 hari kerja pada 16 Mei -7 Juni 2018.

Selain pecahan uang di atas, Bank Indonesia juga akan menyediakan pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 untuk pengisian ATM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top