Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Travel Abu Tours Medan Buron

Pimpinan Travel Abu Tours Medan berinisial Anw yang menjadi tersangka penipuan ratusan calon peserta umrah saat ini menjadi buron sehingga masuk daftar pencarian orang (DPO).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 April 2018  |  11:14 WIB
Jamaah umrah Abu Tours mendatangi Kantor Cabang Abu Tours di Palembang, Jumat (9/2/2018), untuk meminta kepastian berangkat umrah. - JIBI/Dinda Wulandari
Jamaah umrah Abu Tours mendatangi Kantor Cabang Abu Tours di Palembang, Jumat (9/2/2018), untuk meminta kepastian berangkat umrah. - JIBI/Dinda Wulandari

Bisnis.com, MEDAN - Pimpinan Travel Abu Tours Medan berinisial Anw yang menjadi tersangka penipuan ratusan calon peserta umrah saat ini menjadi buron sehingga masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Seksi Penerangan Masyarakat (Kasi Penmas) Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Kamis (12/4/2018), mengatakan tersangka kasus penipuan, diduga kabur ke Kota Makassar.

Polda Sumut, menurut dia, telah meminta bantuan kepada Kepolisian Daerah Makassar untuk mencari Anw.

"Kita berharap Polda Makassar, dapat menangkap pelaku penipuan peserta umrah tersebut," ujar AKBP MP Nainggolan.

Ia menjelaskan, setelah Anw ditetapkan tersangka, dia menghilang dan melarikan diri ke Makassar. Nainggolan menambahkan Polda Sumut dalam waktu dekat ini akan melimpahkan berkas perkara Travel Abu Tours ke Polda Sulsel karena kantor Abu Tours berada di Makassar.

Seluruh berkas perkara Travel Abu Tours di Medan yang ditangani Polda Sumut harus diserahkan ke Polda Sulsel.

"Pelimpahan berkas perkara Abu Tours ke Polda Makasaar, juga ada himbauan dari Baresrim Polri," katanya.

Sebelumnya, ratusan korban peserta umrah yang akan berangkat umroh tertipu oleh Abu Tours sehingga melapor ke Polda Sumut Salah satu korbannya Febri Harahap (27) mengaku keberatan dengan sikap Travel Abu Tours yang kerap menghindar, ketika dintanyakan kapan waktu pemberangkatan umrah tersebut.

Bahkan, menurut dia, calon peserta umrah itu dimintai uang lagi oleh travel Rp6 juta.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umrah
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top