Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Riau Berharap Konsumsi Pertalite Naik

Pemprov Riau berharap dengan revisi peraturan daerah tentang pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang sudah disahkan, bisa mendorong konsumsi BBM non subsidi seperti Pertalite.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 06 April 2018  |  00:55 WIB
Pertalite.  - Antara
Pertalite. - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pemprov Riau berharap dengan revisi peraturan daerah tentang pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang sudah disahkan, bisa mendorong konsumsi BBM non subsidi seperti Pertalite.

Kabid Pajak Bapenda Riau Ispan Syahputra mengatakan selama ini komposisi pemakai Premium dengan Pertalite di daerahnya sekitar 60%:40%.

"Selama ini masih lebih banyak konsumsi premium, tapi dengan turunnya pajak BBM kami harap konsumsi pertalite bisa naik," katanya Kamis (5/4/2018).

Harapan itu dinilai pihaknya untuk menjaga pendapatan daerah dari pajak BBM bisa sesuai target yang sudah ditentukan.

Sebelumnya dengan penurunan pajak BBM, pemprov Riau khawatir pendapatan daerah akan berkurang, karena dengan revisi oleh legislatif, besaran pajak sebelumnya 10% diturunkan menjadi 5%.

Namun dengan harga jual baru nanti, minat masyarakat untuk menggunakan BBM non subsidi akan meningkat.

"Kalau harga sudah turun, harapan kami konsumsi akan naik, sehingga target pendapatan daerah dari pajak BBM bisa tercapai," katanya.

Adapun saat ini harga jual BBM non subsidi seperti Pertalite di Riau mencapai Rp8.150 per liter, dengan penetapan pajak 10%. Diharapkan harganya akan turun setelah evaluasi pajak menjadi 5% oleh DPRD Riau beberapa waktu lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertalite riau
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top