Kemenkeu Dukung UMKM Sumsel Melalui Peringanan KUR

Kepala Kanwil DJPb Sumsel Lidya K Christyana mengatakan sebanyak 66 UMKM telah berpartisipasi dalam gelaran UMKM Expo yang diselenggarakan Kemenkeu Satu Sumsel.
Pembukaan UMKM Expo Kementerian Keuangan Satu (Kemenkeu) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sumsel. /Bisnis-Husnul Iga Puspita
Pembukaan UMKM Expo Kementerian Keuangan Satu (Kemenkeu) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sumsel. /Bisnis-Husnul Iga Puspita

Bisnis.com, PALEMBANG – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Sumatra Selatan (Sumsel) turut berpartisipasi dalam memulihkan kondisi perekonomian pascapandemi, salah satunya melalui dukungan pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. 

Kepala Kanwil DJPb Sumsel Lidya K Christyana mengatakan sebanyak 66 UMKM telah berpartisipasi dalam gelaran UMKM Expo yang diselenggarakan langsung oleh Kemenkeu Satu Sumsel.

“Ada 66 UMKM bervariasi ya, termasuk ada binaan dari Kemenkeu ada 15 totalnya, dan selebihnya kita berkolaborasi dengan lembaga jasa keuangan baik perbankan maupun non perbankan,” ujar Lidya dikutip Senin (13/3/2023).

Lidya menerangkan bahwa Kemenkeu mendukung geliat UMKM mulai dari pembiayaan hingga ke pemasaran produk. 

Menurutnya, untuk urusan pembiayaan, Kemenkeu menyediakan melalui dua program yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang disalurkan oleh lembaga keuangan perbankan, dan yang kedua yaitu melalui program Ultra Mikro yang disalurkan melalui lembaga non perbankan. 

“Terkait bantuan pembiayaan tadi melalui KUR, KUR sekarang kan bunganya enam persen padahal bunga pasar itu sekitar 13 persen, maka selisihnya itu yang ditanggung pemerintah,” jelasnya. 

Selain itu, juga disediakan secara langsung marketplace yang ditunjukkan agar produk yang dihasilkan oleh para UMKM di Sumsel ini bisa memperoleh pasar yang lebih luas. 

Dia mengatakan bahwa marketplace tersebut, notabene digunakan oleh para satuan kerja pemerintah, sehingga belanja negara banyak terserap pada produk lokal.

“Jadi arahan presiden adalah seluruh belanja pemerintah diarahkan pada belanja ke UMKM, maka difasilitasi melalui marketplace,” tambah Lidya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sumsel Firmansyah menambahkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Kemenkeu ini dapat membantu pemulihan ekonomi di Sumsel. 

Apalagi, kata dia, UMKM menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang mampu bertahan selama masa pandemi. 

“Karena UMKM ini melibatkan banyak masyarakat-masyarakat pekerja yang tidak memiliki modal terlalu banyak, sehingga dampak UMKM ini sangat besar sekali,” kata Firmansyah. (K64)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper